
PDIP Minta TNI-Polri Jaga Netralitas

Karimun (Antara Kepri) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meminta TNI dan Polri menjaga netralitas dalam pemilu legislatif maupun pemilihan presiden 2014.
"Kami mohon dengan hormat kepada polisi, sebagaimana janji Kapolri, untuk netral dan menjaga pemilu agar berlangsung dengan jujur dan adil," kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP Tjahjo Kumolo dalam kampanye terbuka di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa.
Kemudian, lanjut Tjahjo, TNI seperti janji panglimanya, juga harus tetap menjaga netralitasnya dan membantu polisi menjaga ketertiban masyarakat selama penyelenggaraan pemilu.
"Kami meminta polisi dan TNI, kalau ada oknum partai, penguasa, oknum anggota TNI atau polisi yang tidak netral, harus berani menangkapnya," ucapnya.
Ia juga meminta segenap kader dan simpatisan PDIP serta seluruh masyarakat mengamati jika terdapat oknum Polri maupun TNI yang tidak netral.
"Kalau ada oknum Polri dan TNI yang tidak netral, harus kita lawan," kata dia.
Lebih lanjut ia meminta kader partai dan seluruh masyarakat membantu polisi dan TNI untuk mengawal perjalanan kotak suara, mulai dari TPS, kelurahan/desa, kabupaten, provinsi hingga pusat.
"Jangan sampa ada tangan jahil yang merusak atau merobek suara untuk kemenangan kelompok tertentu," katanya.
Tjahjo juga menyinggung soal kotak suara terbuat dari kardus yang rawan disobek atau dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Mudah-mudahan tidak ada kotak suara dari kardus. Anggaran untuk pemilu besar, negara sudah maju, pada tahun 1955 saja kotak suara sudah terbuat dari kayu. Kalau ada kotak suara dari kardus, kami minta bupati menggangarkan dana untuk menggantinya dengan yang lebih bagus," turunya.
Lebih lanjut ia mengajak segenap masyarakat agar menjaga pelaksanaan pesta demokrasi berjalan dengan jujur dan adil.
Bagi partai politik dan para caleg, ia mengajak agar menyampaikan materi kampanye berpendidikan dengan penuh senyum untuk mendidik masyarakat paham berpolitik.
"Jangan saling menyindir, menjatuhkan dan saling mengancam," ucapnya di hadapan ribuan massa yang memadati lapangan sepak bola Teluk Air, Tanjung Balai Karimun. (Antara)
Editor: Eddy K Sinoel
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
