Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Batam Diminta Kaji Tutup Hiburan Malam

Jumat, 9 Mei 2014 16:54 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) meminta Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau untuk mengkaji penutupan Tempat Hiburan Malam selama pelaksanaan MTQ nasional XXV di Batam, 6-13 Juni 2014, demi kondusivitas acara keagamaan itu.

"Kami meminta Wali Kota dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah untuk membuat kajian mengenai hal tersebut (tutup THM-red)," kata Ketua Panitia MTQ Nasional Soerya Respationo usai memimpin rapat persiapan MTQ bersama aparat keamanan di Batam, Jumat.

Penutupan THM dinilai perlu untuk mendukung kekhusukan pelaksanaan MTQ dari awal hingga akhir.

Meski begitu, pria yang juga Wakil Gubernur Kepulauan Riau itu tidak ingin serta merta menutup seluruh THM, mengingat acara itu dilaksanakan di Kota Batam.

"Kami aspiratif dan akomodatif terhadap tuan rumah. Makanya memintanya untuk mengaji dulu," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan berencana untuk membatasi waktu operasional THM saat MTQ nasional berlangsung.

Namun ia belum memastikan teknis pembatasan waktu operasional, menunggu rapat selanjutnya.

Menurut dia, pembatasan waktu operasional tempat hiburan malam perlu untuk menghormati kegiatan MTQ nasional yang dipusatkan di Dataran Engku Putri.

Pemkot Batam akan mengundang seluruh pihak, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja untuk menentukan pembatasan untuk tempat hiburan malam seperti diskotik, bar dan panti pijat.

Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan pembatasan dilakukan agar tidak mengganggu kekhusukan kalifah peserta MTQ.

"Kami berharap tidak ada THM yang keberatan. Tidak ada ribut-ribut tentang ini," kata dia.

Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk antarumat beragama untuk terlibat dalam pelaksanaan MTQ demi suksesnya acara yang dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani meminta seluruh warga Batam dan Kepri yang berada di Batam untuk menjadi tuan rumah yang baik dengan menunjukkan sifat yang ramah dan berlaku baik kepada seluruh kafilah. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026