
Peserta Diklatpim Kemenhub Pelajari Pengunaan TIK BP-Batam

Batam (Antara Kepri) - Sebanyak 30 orang peserta Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Angkatan LXII Kementerian Perhubungan 2014 mempelajari penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bandara dan Pelabuhan Batam.
"Kami ingin studi banding untuk mendapatkan berbagai informasi mengenai Batam sebagai kawasan industri dan investasi, khususnya di bidang pengelolaan pelabuhan, bandara dan perhubungan darat, yaitu rencana membangun jalan tol dan kereta api," kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemenhub, Edi Santosa di Batam, Selasa.
Edi juga menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Kepala (Perka) LAN No. 13 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Diklatpim IV, bahwa pola baru penyelenggaraan diklat, setiap peserta, jika dulu diminta membuat sebuah karya tulis, tetapi sekarang harus membuat sebuah perencanaan proyek perubahan sistem yang nantinya harus diterapkan di lingkungan instansinya masing-masing.
"Berlandaskan hal tersebut, peserta Diklatpim diajak melakukan studi lapangan ke Batam untuk melihat implementasi terhadap berbagai project yang dikembangkan pemerintah dan BP Batam. Sehingga dapat mempelajari berbagai hal yang akan diteliti dan dikembangkan oleh masing masing peserta sesuai bidangnya," kata dia.
Para peserta Diklatpim IV Angkatan LXII Kementerian Perhubungan Tahun 2014 berasal dari berbagai instansi/kementerian, antara lain Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan, dinas perhubungan pemerintah provinsi/kota/kabupaten dan instasi lain.
Kepala Biro Kepegawaian BP Batam, Asep Lili Holilullah yang menemui peserta, menyambut baik dipilihnya Batam untuk melakukan kegiatan studi lapangan para peserta Diklatpim yang mengambil tema Implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dalam Pelayanan Publik BP Batam dari "Benchmarking ke Best Practice".
Ia mengatakan, untuk mempercepat pelayanan publik, BP Batam saat ini sudah menerapkan program e-Government yang dikembangkan melalui Pusat Pengelolaan Data dan Sistem Informasi (PPDSI) BP Batam untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam melayani publik.
"BP Batam sudah mengembangkan sistem perizinan online berupa Sistem Informasi Keluar Masuk Barang (SIKMB) dan saat ini sedang merancang program perizinan Batam Single Window (BSW), yang nantinya semua perizinan di Batam terintegrasi dengan semua instansi pemerintah di Batam," kata dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Komersil Pelabuhan Laut BP Batam, Heri Kafianto, mengatakan untuk pelayanan di Pelabuhan Laut Batam sudah menerapkan aplikasi aplikasi PJK (Pelayanan Jasa Kapal) dan PUK (Pernyataan Umum Kapal) untuk mencatat dan melaporkan keberangkatan/kedatangan setiap kapal di semua pelabuhan Batam secara online dalam satu laporan.
Kepala Bagian Umum dan Keuangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso menyampaikan bahwa bandara sudah menerapkan Airport Management System dan FBMS (Finance Billing Management System) untuk mencatat mobilitas penumpang, pesawat dan laporan keuangan.
"Semua sudah tercatat dan terstruktur dengan baik. Sehingga memudahkan pelaporan dan pengambilan data," kata dia. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
