Logo Header Antaranews Kepri

Kafilah MTQ Nasional Borong Ponsel di Batam

Sabtu, 14 Juni 2014 20:56 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXV dari berbagai provinsi di Indonesia memborong telepon selular sebagai tanda mata dari Batam sebelum kembali ke daerah masing-masing.

"Saya sudah beli telepon selular kemarin. Lumayan harganya lebih murah," kata kalifah dari Provinsi Banten, Budi Budiana di Batam, Sabtu.

Menurut Budi, hampir seluruh kafilah dari Banten membeli ponsel pintar di Batam.

"Ada 90 persenlah, kawan-kawan beli ponsel semua, ada yang beli KW ada juga yang beli asli," kata Budi yang menjadi pemenang harapan III dalam cabang tafsir Bahasa Inggris MTQ Nasional XXV.

Ia mengatakan harga ponsel di Batam jauh lebih murah dibanding di Banten atau Jakarta, sehingga para kafilah memilih untuk membeli ponsel di kota industri.

Budi mencontohkan, harga Samsung S3 yang menyerupai asli (KW) dijual Rp1,7 hingga Rp2,5 juta di Jakarta. Dan di Batam, barang yang sama hanya dihargai Rp1,1 juta.

"Jauh sekali bedanya. Makanya kawan-kawan tergiur untuk membeli," kata Budi sambil memperlihatkan ponsel barunya.

Senada dengan Budi, kafilah asal Sumatera Barat, Eka, mengatakan membeli ponsel di Batam.

"Dari Padang memang sudah niat, mau cari ponsel ini, Batam memang sudah terkenal sebagai tempat jual elektronik dengan harga murah," kata dia.

Sementara itu, pedagang ponsel Lucky Plaza mengaku penjualan meningkat hingga mendekati tiga kali lipat sepanjang pelaksanaan MTQ Nasional.

"Penjualan meningkat, adalah dua kali lipat lebih. Kalau biasa sehari laku lima, sekarang bisa lebih dari 10 unit, bahkan kalau sedang ramai bisa sampai 15 hingga 20," kata pedagang ponsel Andri.

Ponsel yang paling diminati, kata dia, adalah merk samsung dengan segala jenis dan tipe.

"Kebanyakan yang beli juga orang daerah yang ikut MTQ," kata dia.

MTQ Nasional XXV di Batam diikuti sekitar 5.000 orang kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia. MTQ Nasional yang berlangsung 6-13 Juni 2014 ditutup secara resmi oleh Wakil Presiden Boediono, Jumat. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026