Logo Header Antaranews Kepri

Pansel CPNS Tolak 145 Berkas Lamaran

Rabu, 8 Oktober 2014 10:43 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Panitia seleksi untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, hingga kini menolak 145 lamaran dari ribuan berkas yang diterima untuk segala bidang kerja yang tersedia.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Batam Muhammad Syahir di Batam, Rabu mengatakan, mayoritas berkas yang ditolak karena tidak mencukupi syarat Indeks Prestasi Kumulatif.

"IPK-nya di bawah yang ditentukan panitia," kata dia.

Hingga hari terakhir pendaftaran, Senin (6/10), sebanyak 4.349 orang melakukan pendaftaran "online" melalui web panselnas.menpan.go.id dan baru 1.283 berkas di antaranya yang diperiksa untuk diseleksi.

"Sampai jam 20.00 WIB, masih ada 2.921 berkasi yang belum kami verifikasi," kata dia.

Berdasarkan data BKD, paling banyak pelamar hendak mengisi posisi Perencana Pertama, yaitu sebanyak 546 orang. Padahal lowongan hanya terbuka untuk dua orang CPNS.

Dan lowongan yang sepi peminat adalah Analisis Pajak/Retribusi Daerah, serta Analisis Peta Wilayah. Untuk dua posisi itu, BKD mencatat baru empat dan satu orang yang mengirimkan aplikasi.

Sementara itu, peserta yang dinyatakan lulus administrasi dijadwalkan mengikuti ujian tertulis di Universitas Putra Batam pada Senin (20/7).

Syahir memperkirakan waktu ujian akan memakan waktu hingga dua hari mengingat banyaknya pendaftar.

Kemungkinan, dalam sehari terdapat empat jadwal ujian. Satu jadwal diikuti 500 orang peserta, demi menghemat waktu dan tempat ujian.

"Hasilnya nanti langsung keluar. Dan itu sudah online dengan BKN," katanya.

Tahun ini, Pemkot Batam membuka formasi 98 CPNS baru, di antaranya untuk guru SD, SMP, SMA beberapa bidang studi di antaranya PPKN, Bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika.

Pemkot juga membutuhkan tenaga untuk ditempatkan di Dinas Kesehatan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk Bidang Analis Anggaran, Analis Pengelolaan Kekayaan Daerah, Analis Pelayanan Publik, Pengadministrasi Umum, Pemeriksa Jalan dan Jembatan, Analis Industri dan Pencegahan Pencemaran serta Analis Pelaporan.

Kemudian, Tenaga Perencana Pertama, Analis Konservasi Kawasan, Analis Peta Wilayah, Analis Pajak/Retribusi Daerah, Analis Perdagangan, Pemeriksa Tata Bangunan dan Perumahan, Dokter Umum, Dokter Gigi, Bidan Pelaksana, Perawat Pelaksana dan Perekam Medis Pelaksana. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026