
40 Aparatur Sipil Karimun Dididik Ilmu Kepemimpinan

Karimun (Antara Kepri) - Sebanyak 40 aparatur sipil Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mengikuti pendidikan dan pelatihan ilmu kepemimpinan agar mampu bekerja profesional dengan orientasi pada optimalisasi pelayanan, pengayoman serta pemberdayaan masyarakat.
Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan atau Diklatpim yang diikuti 40 pegawai negeri sipil angkatan IX dibuka Bupati Karimun Nurdin Basirun di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Kamis.
"Diklatpim adalah wahana untuk mengasah kemampuan diri dalam memimpin tugas-tugas sebagai aparatur sipil negara," kata Nurdin Basirun di sela-sela pembukaan Diklatpim tersebut.
Bupati Nurdin berharap, para peserta Diklatpim menyerap dengan baik materi yang disampaikan narasumber sehingga dapat dijadikan modal dalam menyelenggarakan tugas sebagai aparatur sipil negara.
Ia mengatakan, kepemimpinan merupakan sebuah sikap dan semangat pengabdian yang dilandasi rasa tanggung jawab sebagai pengemban amanah masyarakat.
"Kepribadian yang bertanggung jawab didasari etika sebagai pegawai sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang pemantapan sikap untuk mewujudkan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam menjalankan tugas pemerintahan umum maupun pembangunan," tuturnya.
Ia juga mengharapkan para peserta meningkatkan kompetensi diri sehingga mampu merancang suatu perubahan penyelenggaraan publik yang dinamis menuju terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karimun Kamarulazi mengatakan, Diklatpim V angkatan IX tersebut diikuti 40 pegawai setingkat pejabat struktural eselon IV.
Menurut Kamarulazi, sebagai pejabat eselon IV, peserta Diklatpim dituntut untuk terus meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap yang bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas-tuga sebagai pejabat negara,
"Materi Diklatpim merupakan pemantapan agar setiap peserta mampu menjalankan tugas dan peranannya sebagai pembaharu menuju pelayanan publik berbasis kinerja didukung kompetensi sesuai tugas pokok dan fungsinya," kata dia.
Ia mengatakan sejumlah narasumber didatangkan untuk menyampaikan materi terkait kepemimpinan dan ilmu pemerintaha antara lain dari Widyaiswara LAN RI, Widyaiswara Provinsi Kepri, pejabat struktural dan fungsional Pemkab Karimun dan para pakar sesuai bidang dan keahliannya.
"Para peserta akan mengikuti kegiatan ini selama 97 hari kerja. Metode pembelajaran adalah penyampaian teori berupa ceramah, tanya jawab, diskusi, studi kasus, studi lapangan, role playing, observasi lapangan," kata Kamarulazi. (Antara)
Editor: Jo Seng Bie
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
