
Kunjungan Wisman ke Batam Naik 22 Persen

Batam (Antara Kepri) - Kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Batam Kepulauan Riau meningkat hingga 22 persen pada Februari 2015 dibanding bulan yang sama tahun lalu.
"Kunjungan wisman Februari naik signifikan hingga 22 persen. Jumlahnya lebih dari 150 ribu kunjungan," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Batam Yusfa Hendri di Batam, Selasa.
Ia mengatakan meningkatnya kunjungan wisman itu karena banyaknya hari raya pada bulan itu, antara lain Hari Raya Tahun Baru Tionghoa dan Cap Go Meh.
Pada hari-hari besar keagamaan itu, dipercaya banyak warga Singapura dan Malaysia yang sengaja datang ke Batam, baik untuk merayakan Hari Raya, maupun sekadar berlibur.
Selain itu, pada Februari, pemerintah juga meresmikan destinasi wisata baru, Jalur Pelayaran Laksamana Cheng Ho di Golden City Batam. Kegiatan itu dipercaya mendatangkan banyak wisman warga negara Singapura dari etnis Tionghoa.
"Juga ada pelayaran Regatta, itu juga mendatangkan banyak wisman," kata Yusfa.
Dinas Pariwisata dan Budaya mencatat, wisman yang paling banyak mengunjungi Batam sepanjang Februari 2015 berasal dari Singapura, kemudian disusul Malaysia, Korea Selatan, India, Tiongkok, Filipina, Jepang dan Australia.
Pada kesempatan itu, Yusfa juga menyebutkan kunjungan wisman pada Januari 2015 menurun drastis.
"Januari memang turun, tapi Februari meningkat drastis, sehingga tertutupi," kata dia.
Jika dihitung selama dua bulan berturut-turut, maka kunjungan wisman Januari-Februari 2015 meningkat sekitar 8,14 persen dibanding Januari-Februari 2014.
"Jumlah dua bulan itu 230.120 kunjungan," kata Yusfa.
Pemerintah pusat menargetkan Batam mampu menyerap dua juta wisman sepanjang 2015.
Sementara dalam rapat Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Pemkot Batam menetapkan target moderat sebanyak 1,512 juta kunjungan wisman pada 2015.
Pemkot juga menetapkan target optimistis Kota Batam sebanyak 1.696.406 kunjungan wisman dan target konstan 1.413.672 kunjungan wisman. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
