Logo Header Antaranews Kepri

KPU Karimun Gelar Tes Calon PPK

Rabu, 13 Mei 2015 14:18 WIB
Image Print
Komisi Pemilihan Umum (antaranews.com)
Setiap kecamatan jumlah anggota PPK-nya 5 orang, sehingga dibutuhkan 60 orang untuk 12 kecamatan

Karimun (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menggelar tes terhadap 78 calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan yang akan bertugas dalam Pemilihan Kepala Daerah 9 Desember 2015.

"Tes tertulis kita gelar kemarin di kantor kecamatan masing-masing," kata Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton di Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Ahmad Sulton mengatakan tes tertulis dilakukan oleh seluruh komisioner dan pegawai kesekretarian KPU yang berbagi tugas di seluruh kecamatan.

Ia menjelaskan, jumlah calon anggota PPK yang mengikuti tes tertulis sebanyak 78 orang. Jumlah tersebut akan dikerucutkan menjadi 60 orang sesuai jumlah anggota PPK yang dibutuhkan untuk setiap kecamatan.

"Setiap kecamatan jumlah anggota PPK-nya 5 orang, sehingga dibutuhkan 60 orang untuk 12 kecamatan," kata dia.

Dia mengakui jumlah calon PPK yang mengikuti tes tertulis relatif sedikit. Namun demikian, tes tertulis harus dilakukan mengingat jadwal perekrutan PPK sangat singkat. Menurut dia, seluruh PPK sudah harus terbentuk paling lambat 18 Mei 2015.

Tes tertulis, menurut dia, difokuskan untuk menguji kemampuan masing-masing pendaftar agar benar-benar mampu menjalankan tugas dalam penyelenggaran Pilkada serentak 9 Desember 2015.

Seluruh calon PPK tersebut, kata dia lagi, akan mengikuti tes wawancara yang dilaksanakan oleh tim penguji selama dua hari, yaitu pada 14-15 Mei 2015.

Tes wawancara pada hari pertama (14/5), ujar dia, ditujukan calon PPK di empat kecamatan Pulau Karimun Besar, yaitu Kecamatan Karimun, Meral, Tebing dan Meral Barat serta ditambah Kecamatan Buru.

"Tes wawancara untuk lima kecamatan tersebut dilaksanakan di Kantor KPU," kata dia.

Sedangkan untuk kecamatan lain, menurut dia, diselenggarakan di kecamatan masing-masing pada 15 Mei 2015.

"Pelaksanaan tes calon PPK masih 'kerja bakti', karena anggaran dari pemerintah daerah belum keluar," ucap Ahmad Sulton. (Antara)

Editor: Adi Lazuardi



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026