
Rektor Umrah "Ngopi" Bersama Wartawan
Sabtu, 13 Juni 2015 20:12 WIB

"Karena, Umrah memiliki kewajiban untuk memberikan informasi yang baik dan benar kepada publik," ujarnya.
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Syafsir Akhlus "ngopi" bersama para awak media di Kedai Kopi Aneka Ria Jalan Bintan (13/6).
Dalam kesempatan tersebut, rektor yang didampingi isteri menyampaikan, seandainya para wartawan mendapatkan informasi yang berkenaan dengan Umrah, hendaknya dikroscek langsung ke Humas Umrah.
"Karena, Umrah memiliki kewajiban untuk memberikan informasi yang baik dan benar kepada publik," ujarnya.
Selain itu, ia mengaku masih banyak hal yang harus ia lakukan terhadap Umrah, antara lain menciptakan akademik atmosfer dan tertib administrasi yang sudah berjalan.
"Termasuk memperkuat masyarakat melayu dengan dosen dan mahasiwa yang berkualitas dari Umrah," tegasnya.
Sementara untuk mahasiswa yang suka melakukan demo dinilainya sebagau image buruk bagi Umrah yang sulit sekali dihilangkan.
"Sebenarnya itu bagus, tapi harus bertanggung jawab, karena bentuk aksi itu bermacam - macam ada primitif berupa demontasi dan secara modern berupa kegiatan seminar, " paparnya.
Jika demo mendapat pengaruh politik atau kepetingan oknum, ia mengimbau agar mahasiwa memiliki rasa tanggung jawab baik terhadap organisasi yang ia bawa dan almamater yang dipakai.
Karena sambung Akhlus, kebebasan berpolitik tidak ada yang melarang, termasuk kepada mahasiswanya.
Hanya saja ia mengimbau, ranah politik tidak bisa bersentuhan dengan universitas sebagai pendidik.
"Kami tidak bisa melarang mahasiwa untuk berpolitik, tetapi harus bertanggung jawab, namun tetap ada pembatas sejauh mana politik itu masuk ke ranah mahasiwa," ujarnya. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta : Saud MC
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
