
Kemenag Kepri Laksanakan Rukyatulhilal

Para ulama sepakat ijtimak terjadi jika matahari tenggelam terlebih dahulu dari bulan. Ijtimaknya kami prediksi pukul 21.00 WIB
Batam (Antara Kepri) - Petugas Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan rukyatulhilal di Bukit Cermin Kota Tanjungpinang, Selasa, untuk menetapkan awal bulan puasa 1436 Hijriah.
"Persiapan rukyatulhilal tetap kami laksanakan meskipun visibilitasnya kecil," kata Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Bimbingan Syariah Kanwil Kemenag Kepri Utha Chuandra.
Balai Hisab dan Rukyat Kepri mulai bersiap di Bukit Cermin pukul 16.30 WIB.
Berdasarkan data yang dikumpulkannya, bulan diperkirakan tenggelam lebih dahulu, baru disusul dengan tenggelamnya matahari, sehingga kemungkinan terlihat kecil.
"Kemungkinan terbesarnya adalah kita menggenapkan bulan Syakban menjadi 30 hari," kata dia.
Kelembaban udara di Kepulauan Riau yang cukup tinggi, menurut dia, menjadi faktor penghalang terlihatnya hilal di perairan Kepri.
Ia mengatakan bahwa rukyatulhilal pada bulan Juni dengan kondisi mendung seperti hari ini (16/6), jangankan melihat hilal mungkin melihat matahari tenggelam juga akan sulit.
"Para ulama sepakat ijtimak terjadi jika matahari tenggelam terlebih dahulu dari bulan. Ijtimaknya kami prediksi pukul 21.00 WIB," katanya.
Dengan kondisi seperti itu, dia optimistis 1 Ramadan 1436 Hijriah pada hari Kamis (18/6).
"Dengan demikian, pada tanggal 17 Juni malam kita sudah melaksanakan Salat Tarawih. Namun, kita tetap menunggu hasil sidang isbat. Isbat tetap diperlukan untuk menjaga visibilitas yang ada mengingat Indonesia sangat luas dari Sabang sampai Merauke," kata dia.
Meski begitu, Kemenag Kepri bersama BHR akan tetap melakukan rukyatulhilal.
"Semua peralatan akan kami bawa karena kami menjaga berbagai kemungkinan. Bahkan, seluruh pemangku kepentingan BHR akan kami undang, seperti dari Pengadilan Agama, BMKG, dan tim profesional kantor," katanya.
Ia meyakinkan BHR Kepri sudah memiliki sejumlah perangkat canggih untuk melihat hilal, bahkan "mounting" yang dimiliki tercanggih di kelasnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
