Logo Header Antaranews Kepri

KPU Karimun Terima 180.462 Surat Suara

Sabtu, 14 November 2015 00:40 WIB
Image Print
Surat suara yang diterima tersebut kita sortir lebih dulu. Kami berharap tidak ada yang rusak, seperti sobek atau cacat

Karimun (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menerima 180.462 surat suara untuk pemilihan kepala daerah setempat, 9 Desember 2015.

"Jumlahnya 180.462 lembar, termasuk 2.000 lembar surat suara untuk pemungutan suara ulang," kata Ketua Divisi Logistik KPU Karimun Raja Anwar di Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Ia menjelaskan surat suara sebanyak itu diterima dari Jakarta dalam dua tahap, yakni pertama 20 koli pada Rabu (11/11) berjumlah 80.000 lembar dengan isi 4.000 lembar setiap koli, dan tahap dua diterima Kamis (12/11) 26 koli, terdiri atas 48 kotak dengan isi 2.000 lembar setiap kotak, dan ditambah satu kotak dengan isi 2.462 lembar.

Surat suara yang diterima dua tahap tersebut, menurut dia, surat suara untuk pilkada setempat yang dicetak dengan ukuran 27x23 centimeter, berisikan tanda gambar dan nomor urut tiga pasangan calon dan logo KPU.

Proses pengangkutan, pembongkaran, dan penghitungan surat suara, kata dia, diawasi KPU, panwaslu, dan dikawal aparat kepolisian.

"Surat suara yang diterima tersebut kita sortir lebih dulu. Kami berharap tidak ada yang rusak, seperti sobek atau cacat," kata dia.

Dia menuturkan pengadaan surat suara dicetak sama dengan jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah cadangan 2,5 persen dari jumlah pemilih dalam DPT di setiap TPS, dan ditambah surat suara untuk pemungutan suara ulang yang diberi tanda khusus 2.000 lembar.

Daftar Pemilih Tetap se-kabupaten yang tersebar di 450 TPS tercatat 173.901 orang, tidak termasuk pemilih dalam Daftar Pemilih Tambahan Tahap Satu (DPTb 1) 417 orang.

Dia mengatakan pelipatan surat suara rencananya dimulai pekan depan dengan mengerahkan 60 petugas pelipat surat suara untuk pemilihan gubernur yang telah lalu.

Dia optimistis pelipatan surat suara selesai sesuai perencanaan sehingga dapat didistribusikan kepada 12 panitia pemilihan kecamatan (PPK) tepat waktu.

Surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Raja Anwar mengatakan, telah disortir dan dilipat pekan lalu, tinggal pengecekan ulang sebelum didistribusikan ke seluruh PPK.

Mengenai logistik lain, Raja Anwar menjelaskan masih dalam pengadaan dan pengecekan sehingga jumlahnya sesuai kebutuhan.

KPU Provinsi Kepri, menurut dia, juga telah mengirimkan 43 koli logistik berupa aneka formulir seperti model C dan D, daftar pasangan calon untuk ditempel di setiap TPS dan sampul untuk pilgub.

Kotak dan bilik suara menggunakan kotak dan bilik suara yang digunakan pada Pemilu 2014. Kotak suara terbuat dari aluminium dengan jumlah yang dibutuhkan 912 kotak, untuk 450 TPS, dan satu untuk setiap PPK, sedangkan bilik suara tergantung kebutuhan, sesuai jumlah pemilih di setiap TPS.

"Kami berharap pengadaan dan pendistribusian logistik lancar dan jumlahnya mencukupi. Kalau ada yang kurang, segera kami surati KPU provinsi agar segera ditambah," katanya.

Ketua Divisi Pengawasan Panwaslu Karimun Tiuridah Silitonga mengatakan pengangkutan dan pembongkaran surat suara relatif lancar dan sesuai aturan.

"Kami harap pendistribusiannya juga tepat waktu dan dikawal aparat keamanan. Kalau ada logistik yang kurang kami harapkan segera diganti," katanya.

Pilbup Karimun dilaksanakan serentak dengan Pilgub Kepri, 9 Desember 2015 yang diikuti tiga pasangan calon, yakni nomor urut 1 Aunur Rafiq-Anwar Hasyim diusung Partai Demokrat, Hanura, PDI Perjuangan, PKB, NasDem, dan PAN, nomor 2 Agusriono-Ahmad Darwis diusung PKS dan Gerindra, dan nomor 3 Raja Usman Azis-Zulkhainen dari jalur perseorangan atau independen.

Pilgub Kepri diikuti pasangan nomor 1 Muhammad Sani-Nurdin Basirun yang diusung Partai Demokrat, NasDem, PPP, Gerindra, dan PKB, dan nomor urut 2 Soerya Respationo-Ansar Ahmad yang diusung PDIP, PAN, Hanura, dan PKS. (Antara)

Editor: M.H Atmoko



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026