
KPU: Catat dan Tagih Janji Paslon

Debat ini dalam upaya pendidikan politik, masyarakat agar mencatat janji-janji, program kerja yang ditawarkan. Kelak kalau terpilih agar ditagih
Batam (Antara Kepri) - Ketua Komisi Pemilihan Umum Batam Kepulauan Riau Agus Setiawan mengingatkan seluruh masyarakat untuk mencatat dan menagih seluruh janji dan program pasangan calon kepala daerah, utamanya yang disampaikan dalam Debat Publik.
"Debat ini dalam upaya pendidikan politik, masyarakat agar mencatat janji-janji, program kerja yang ditawarkan. Kelak kalau terpilih agar ditagih," kata Ketua KPU Agus Setiawan saat membuka Debat Publik di Batam, Jumat.
Ia mengatakan Debat Publik, merupakan kampanye yang difasilitasi KPU, sesuai dengan Peraturan KPU no.7 tahun 2015, pasal 21, yang menyatakan debat terbuka diselenggarakan KPU dan disiarkan secara langsung oleh Lembaga Penyiaran Publik atau swasta.
Debat Publik sengaja disiarkan secara langsung, agar masyarakat yang tidak bisa menghadiri debat secara langsung dapat mengenal calon wali kota dan wakil wali kota.
"Dengan mengenal visi dan misi dapat menentukan pilihannya," kata dia.
"Dalam negara demokrasi, rakyat berdaulat, dan ini merupakan sarana kedaulatan rakyat di daerah," kata dia.
Agus mengingatkan masyarakat tidak menggadaikan demokrasi itu dengan politik uang.
Masyarakat agar memilih calon kepala daerah yang memiliki program yang jelas untuk membangun Batam.
"Dengarkan programnya, tentukan pilihan, dan coblos," kata dia.
Ia berharap, Pilkada dengan tahapan Debat Publik dapat melahirkan pemimpin daerah yang dapat memajukan daerah, pemimpin yang memiliki langkah konkret dan logis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan, pemberian layanan dan ide-ide menyelesaikan masalah.
Debat Publik diisi enam sesi, yaitu pembacaan visi misi, kemudian penajaman visi misi, pertanyaan dari moderator, saling bertanya, saling bertanya dan menanggapi jawaban serta sesi terakhir yaitu pernyataan akhir.
Dalam acara itu, KPU sengaja mengundang akademisi, praktisi dan profesional sebagai moderator.
Sementara itu, pendukung ke dua pasangan calon sempat protes dengan panitia karena tidak menyertakan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Protes dimulai dari pendukung pasangan calon nomor urut 2, teriak meminta agar panitia menyerukan lagu Indonesia Raya. Kemudian pendukung kedua pasangan calon langsung menyanyikan lagu kebangsaan.
Pilkada Batam diikuti dua pasangan calon kepala daerah yaitu Muhammad Rudi-Amsakar Ahmad yang mendapat nomor urut satu dan Ria Saptarika-Sulistiana dengan nomor urut 2.
Muhammad Rudi-Amsakar Ahmad diusung Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Hanura dan PKPI, sedangkan Ria Saptarika-Sulistiana diusung PDI Perjuangan dan PAN. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
