Logo Header Antaranews Kepri

Sani-Nurdin Unggul dalam Pilkada Kepri 2015

Sabtu, 19 Desember 2015 19:30 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pasangan calon HM Sani-Nurdin Basirun unggul dalam Pilkada Kepulauan Riau 2015, dengan perolehan suara sebanyak 347.515, sedangkan Soerya Respationo-Ansar Ahmad hanya 305.688 suara.

Data tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara kedua pasangan calon yang dilakukan KPU Kepri di Asrama Haji Tanjungpinang, Jumat.

Berdasarkan rapat pleno rekapitulasi hasil dan rincian penghitungan perolehan suara dari setiap kabupaten dan kota, yang dibacakan Komisioner KPU Kepri Marsudi, jumlah pemilih yang menggunakan hak suara sebanyak 682.534 orang dari 1.234.535 orang.

Jumlah suara sah seluruh pasangan calon sebanyak 653.203, sedangkan suara tidak sah 29.331.

"Surat suara yang digunakan sebanyak 682.534 lembar, sementara yang tidak digunakan 546.169 lembar," kata Marsudi.

Berdasarkan data hasil rekapitulasi suara yang diserahkan KPU Kepri kepada sejumlah jurnalis, Sani-Nurdin (SANUR) berhasil memperoleh suara terbanyak di Lingga, Natuna, Tanjungpinang, Batam dan Karimun.

Dari persentase suara, SANUR paling banyak memperoleh suara di Karimun yakni 64.611, sedangkan Soerya-Ansar hanya 24.653.

Di Batam, Sani-Nurdin berhasil memperoleh suara sebanyak 160.368, sedangkan Soerya-Ansar 147.900. Di Tanjungpinang, pemilih yang mencoblos surat suara bergambar Sani-Nurdin sebanyak 39.787, sedangkan Soerya-Ansar 35.051.

Sedangkan di Lingga, Sani-Nurdin memperoleh suara sebanyak 27.632, sementara Soerya-Ansar hanya 22.342. Di Natuna, Sani-Nurdin berhasil memperoleh 22.315 suara, sementara lawan politiknya hanya 17.676.

Soerya-Ansar berhasil memperoleh suara terbanyak di Kabupaten Bintan dan Kepulauan Anambas. Di Bintan, Soerya-Ansar berhasil memperoleh suara sebanyak 46.801, sedangkan SANUR hanya 23.308.

Sementara di Anambas Soerya-Ansar memperoleh suara sebanyak 11.265, sedangkan Sani-Nurdin hanya 9.494 suara. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026