
Pemprov Kepri Perkuat Pelayanan Dasar

Minimal Kepri dapat dua kapal jika tidak bisa dapat empat kapal. Kapal ini dibutuhkan untuk membuka akses pulau-pulau yang terisolasi
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan memperkuat pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Kepri HM Sani di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan sektor kesehatan dan pendidikan lebih dipertajam sehingga tepat sasaran.
Sektor kesehatan dan pendidikan dinilai paling penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan sumber daya manusia. Karena itu, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kepri harus mampu berinovasi dan membuat program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Kedua sektor itu diprioritaskan," katanya.
Prioritas kedua, menurut dia, Pemprov Kepri akan meningkatkan konektiviti antarpulau. Caranya, memperbanyak kapal dengan kapasitas yang memadai, sesuai kondisi wilayah ini.
Pemprov Kepri menargetkan tahun ini mendapat empat kapal bantuan dari pusat. Kapal-kapal itu akan membuka jalur transportasi antarpulau yang berada jauh dari pusat pemerintahan, seperti Kepulauan Anambas dan Natuna.
Selain mengangkut orang, kapal-kapal ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengangkut barang, terutama sembako ke pulau-pulau.
Kapal-kapal rute Tanjungpinang-Natuna-Anambas ini diharapkan lima hari sekali dapat kembali ke daerah tersebut.
"Minimal Kepri dapat dua kapal jika tidak bisa dapat empat kapal. Kapal ini dibutuhkan untuk membuka akses pulau-pulau yang terisolasi," ujarnya.
Selain itu, kata dia, Pemprov Kepri juga akan membuka akses angkut barang-barang dari Lingga ke Tanjungpinang maupun Batam, atau pun sebaliknya.
"Ini menyangkut pengembangan sektor perekonomian dan pemenuhan kebutuhan masyarakat," ucapnya.
Sani mengatakan listrik dan air juga merupakan hal yang terpenting, yang sejak provinsi ini berdiri belum dapat diselesaikan secara maksimal. Karena itu, PLN diminta komitmen dalam melayani kepentingan warga yang tinggal di pulau-pulau.
PLN diminta meningkatkan pelayanan sebesar 100 persen, karena masih banyak pulau yang hanya dapat menikmati penerangan selama 7-14 jam.
"Kalau bisa penerangan dapat dirasakan selama 24 jam," katanya.
Sedangkan terkait penyediaan air bersih, pemerintah pusat, PDAM Tirta Kepri dan Pemprov Kepri telah membangun Waduk Gesek di Bintan, meski kapasitasnya belum maksimal.
"Akan dibangun sumber air baku di kawasan lainnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tanjungpinang dan Bintan," ujarnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
