
Disdik Kepri Jamin UN 2016 Tidak Bocor

Sebelum ujian, pengawas ujian akan membuka segel pada amplop yang berisi soal UN. Peserta UN dapat melihatnya
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menjamin soal Ujian Nasional 2016 tidak bocor, karena disimpan di markas kepolisian yang terdekat dengan masing-masing sekolah.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepri Atmadinata, yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan UN didistribusikan ke sekolah 15 menit sebelum pelaksanaan UN, dan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.
"Sebelum ujian, pengawas ujian akan membuka segel pada amplop yang berisi soal UN. Peserta UN dapat melihatnya," ujarnya.
Dia mengatakan jumlah SMA yang menyelenggarakan UN sebanyak 110 sekolah dengan jumlah peserta 10.426 orang, sedangkan SMK sebanyak 84 sekolah dengan jumlah peserta 7.422 orang, dan MA sebanyak 33 sekolah dengan jumlah peserta 945 orang.
Untuk siswa SMA dan MA kelas 12 program IPA, pada hari pertama UN akan mengikuti ujian bahasa Indonesia dan kimia, program IPS ujian bahasa Indonesia dan geografi, sedangkan program Bahasa akan mengikuti ujian bahasa Indonesia dan sastra Indonesia.
Sementara untuk hari kedua UN, siswa program IPA akan mengikut ujian matematika dan biologi, program IPS ujian matematika dan sosiologi, dan program bahasa mengikuti ujian natematika dan antropologi.
Sedangkan untuk hari ketiga UN, siswa program IPA akan mengikuti ujian bahasa Inggris dan fisika, program IPS ujian bahasa Inggris dan ekonomi, sedangkan program Bahasa akan mengikuti ujian bahasa Inggris dan bahasa asing.
Untuk peserta UN di SMK dalam sehari hanya menghadapi satu mata pelajaran yang diujikan yakni bahasa Indonesia, natematika, bahasa Inggris, dan ujian teori kejuruan.
"UN di SMK dilaksanakan selama empat hari," katanya.
Terkait ujian nasional berbasis komputer di Kepri hanya dilaksanakan pada 31 sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di Kepri, dengan rincian 15 sekolah di Kota Tanjungpinang, 3 di Kabupaten Karimun dan selebihnya di Kota Batam.
"UN online berlangsung selama lima hari, yakni tanggal 4, 5, 6, 7, 11, dan 12 Apri," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
