Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Batam Buka Transparansi Keuangan Mulai 2017

Selasa, 5 April 2016 16:39 WIB
Image Print
Kalau sudah benar, biarkan saja, jaksa, polisi dan penegak hukum lihat. Tidak perlu takut

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam akan membuka transparansi keuangan daerah mulai 2017 demi keterbukaan dan menghindari kecurigaan penyelewengan penggunaan anggaran pemerintah.

"Mulai 2017, dibuka semuanya. Intinya saya mau transparan," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat membuka Musrenbang Kota Batam di Batam, Selasa.

Pemerintah akan menyajikan seluruh rencana, pelaksanaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah dalam portal khusus yang disiapkan.

Masyarakat yang hendak mengetahui anggaran dan penggunaan APBD, maka bisa langsung melihatnya secara dalam jaringan (online).

"Kalau sudah terbuka, maka anggarannya disiapkan betul, masyarakat bisa lihat sendiri, anggaran apa," kata dia.

Mulai saat ini, Pemkot sudah berulang kali sosialisasi kepada PNS mengenai pengelolaan dan transparansi keuangan, agar siap dan tidak membuat kesalahan saat kebijakan itu diterapkan.

Ia meminta PNS tidak takut dan khawatir dengan keterbukaan anggaran.

"Kalau sudah benar, biarkan saja, jaksa, polisi dan penegak hukum lihat. Tidak perlu takut," kata dia.

Wali Kota memerintahkan Kepala Badan Komunikasi dan Informasi untuk segera merancang website untuk keterbukaan publik.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kominfo, Salim Naim menyatakan masih mengkoordinasikan website khusus untuk pengelolaan anggaran Pemkot.

"Karena bagian keuangan sudah punya website, makanya ini perlu koordinasi lagi," kata dia.

Koordinasi juga perlu dilakukan kepada setiap SKPD pengguna anggaran, mengenai apa saja isi dalam website itu, dan bagaimana tampilan akan disajikan.

"Karena ini melibatkan seluruh instansi, maka perlu koordinasi lagi," kata dia.

Sementara itu, warga Batam, Dika menyambut baik rencana pemerintah untuk membuka transparansi anggaran.

"Yang seperti ini perlu, karena anggaran yang digunakan itu adalah uang dari pajak rakyat, sehingga kami perlu tahu, untuk apa saja uang kami dihabiskan," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026