
Irigasi Sawah Lingga Bisa Ditumpangi Budidaya Ikan

Untuk budidaya itu biasanya 10 ekor bibit per meter persegi. Bayangkan jika 732 hektare sawah dengan aliran irigasinya dimanfaatkan untuk budidaya ikan. Kalau mau cepat, bisa dikurangi bibitnya
Lingga (Antara Kepri) - Pemerhati perikanan Lingga, Iwan, menilai aliran irigasi yang di miliki persawahan di Sungai Besar, Lingga Utara, baik untuk budidaya ikan air tawar.
"Hal ini sudah biasa dilakukan di daerah lain. Sifatnya tumpang sari," kata dia di Lingga, Senin.
Menurut Iwan, area persawahan di Sungai Besar yang jenisnya sawah irigasi, didukung debit air yang cukup mewah, bahkan, jika proyek persawahan tersebut berhasil mencapai luasan 732 hektare, tentunya akan memliki aliran sungai irigasi yang cukup luas.
"Untuk budidaya itu biasanya 10 ekor bibit per meter persegi. Bayangkan jika 732 hektare sawah dengan aliran irigasinya dimanfaatkan untuk budidaya ikan. Kalau mau cepat, bisa dikurangi bibitnya," ungkapnya yang juga penyuluh perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, untuk Kabupaten Lingga.
Sementara untuk jenis bibit yang cocok dengan pola tumpang sari seperti itu, kata Iwan, lebih baik dengan bibit jenis Nila. Karena jenis ini tidak mengancam tumbuhan padi kalau sampai masuk ke petakan sawah.
"Bisa luar biasa, kalau kita panen beras sekaligus panen ikan," tutupnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Ardhi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
