Logo Header Antaranews Kepri

Pelajar Hafal Al Quran dapat Beasiswa

Rabu, 1 Juni 2016 22:27 WIB
Image Print
Pelajar yang dapat menghafal Alquran dapat beasiswa selama kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyatakan pemerintah siap memberikan beasiswa sampai selesai kuliah kepada siswa tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat yang hafal Alquran.

"Pelajar yang dapat menghafal Alquran dapat beasiswa selama kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta," ujarnya di Tanjungpinang, Rabu.

Selain menghafal 30 juz Alquran, kata dia pelajar juga harus mahir berbahasa Inggris. Jika memungkinkan, program ini akan dimulai tahun anggaran 2017 mendatang.

"Dan dengan pihak UIN Syarif Hidayatullah sendiri, Pemprov Kepri akan segera menjalin kerja sama untuk hal ini," katanya.

Nurdin mengimbau kepada seluruh siswa di Kepri, terutama yang beragama Islam untuk berlomba-lomba mempelajari Bahasa Inggris dan menghafal Alquran jika memang menginginkan program beasiswa ini.

"Kenapa syaratnya harus hafal Alquran? Inilah salah satu cara Pemerintah Kepri dalam mencetak kader yang berakhlak mulia, sesuai dengan visi mewujudkan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu yang sejahtera, berakhlak mulia dan ramah lingkungan serta unggul di bidang maritim," ujarnya.

Menurut dia, orang yang hafal Alquran memiliki akhlak yang baik. Karena itu, Pemprov Kepri berupaya mencetak generasi yang bermanfaat bagi orang banyak, termasuk meneruskan pembangunan di Kepri.

"Dipilih bidang kedokteran atau kesehatan, karena saya terinspirasi saat beraudiensi dengan para dokter sebanyak 40 orang yang merupakan alumi Universitas Indonesia (UI) di Gedung daerah, Selasa (31/5). Bahkan beberapa dari mereka merupakan guru besar di UI," ujarnya.

Alasan lainnya, kata dia sampai saat ini Kepri masih kekurangan tenaga kesehatan, terutama dokter. Mengingat wilayah Kepri yang luas dan terdiri dari pulau-pulau, maka dibutuhkan tenaga kesehatan yang siap ditugaskan hingga kepelosok.

"Secara teknis, menyangkut program beasiswa belajar di fakultas Kedokteran ini, saya telah memerintahkan Dinas Kesehatan agar menyusun segala sesuaitunya yang diperlukan," kata Nurdin. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026