
Batam Adopsi Sistem e-Government Surabaya

Masing-masing SKPD dan bagian kerja sama di bidangnya masing-masing, berbeda-beda tiap bidang
Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mengadopsi sistem pemerintahan elektronik (e-government) dari Pemerintah Kota Surabaya yang tertuang dalam kerja sama yang ditandatangani pejabat kedua kota di Surabaya, Jawa Timur, Kamis.
Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata menyatakan Pemkot Batam sengaja menyalin sistem yang dimiliki Surabaya untuk meningkatkan pengembangan pembangunan pemerintah lintas perkotaan, dan kualitas pembangunan daerah yang berbasis teknologi informasi komunikasi.
Perjanjian kerja sama ditandatangani sembilan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah dan dua Kepala Bagian yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Dinas Pendapatan, Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Badan Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3A dan KB), Bagian Bina Program dan Bagian Perlengkapan dan Aset.
"Masing-masing SKPD dan bagian kerja sama di bidangnya masing-masing, berbeda-beda tiap bidang," kata dia.
Ia menjabarkan misalnya Dinas Pariwisata dan Budaya kerja sama tentang promosi pariwisata dan kebudayaan, Dinas DKP tentang aplikasi pelayanan kebersihan dan pertamanan dan Dinas Pendapatan tentang aplikasi tentang pelayaanan pajak/retribusi dalam jaringan.
Selain itu, kerja sama juga dilakukanoleh Bappeko tentang aplikasi musyawarah perencanaan pembangunaan, Badan Kominfo tentang teknologi informasi dan komunikasi, BKD tentang manajemen kepegawaian berbasis teknologi informasi dan BP3A dan KB tentang korban perdagangan Manusia.
Lalu Bagian Bina Program tentang manajemen sumber daya pemerintah, Bagian Perlengkapan dan Aset tentang aplikasi sistem informasi manajemen barang daerah (Simbada) serta Dinas Kesehatan tentang kesehatan dan Dinas Pendidikan terkait pendidikan.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam siaran persnya menyatakan bersyukur dengan kesediaan Pemkot Surabaya membagi ilmu terkait sistem e-government.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan antarpemerintah daerah perlu saling mendorong agar Indonesia maju.
"Yang saya tanamkan kepada anak-anak Surabaya, semenjak MEA berlangsung, lawan kita adalah orang orang dari luar negeri, saya bangun infrastruktur kota dan pendidikan dahulu baru kantor pemerintah," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
