
Pencetakan 100.000 KTP-E Batam Masih Terkendala Blangko

Memang kemarin ada pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri bahwa blangko KTP-E sudah disiapkan, namun kami belum menerimanya sampai saat ini
Batam (Antara Kepri) - Pencetakan sekitar 100.000 Kartu Tanda Penduduk Elektronik warga Kota Batam Kepulauan Riau masih terkendala pengadaan blangko, yang hingga saat ini belum didistribusikan oleh pemerintah pusat.
"Memang kemarin ada pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri bahwa blangko KTP-E sudah disiapkan, namun kami belum menerimanya sampai saat ini," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Batam Ardiwinata di Batam, Rabu.
Pemkot akan mengutus seorang petugas untuk menanyakan langsung distribusi blangko KTP-E ke Jakarta, agar dokumen negara itu bisa langsung dicetak dan dibagikan kepada warga.
Ardi pesimis, pemerintah pusat akan menyerahkan seluruh blangko KTP-E yang dibutuhkan warga, mengingat banyaknya permintaan dari daerah lain di seluruh Indonesia.
Karenanya, Pemkot Batam akan membuat strategi pencetakan KTP-E, siapa saja yang akan diprioritaskan untuk mendapatkan KTP-E tergantung seberapa penting dokumen itu dibutuhkan tiap warga.
"Setelah ini, akan dirapatkan, mana saja yang prioritas, karena rasanya tidak mungkin pemerintah pusat menyalurkan 100.000 blangko, kemungkinan bertahap," kata dia.
Pemerintah juga akan mengatur cara pengambilan KTP-E, agar warga tidak berdesakan di Kantor Camat atau Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menargetkan 4,5 juta orang yang tertunda menerima blangko KTP-E sudah dapat dapat menerima blangko KTP-E pada April 2017.
"Kami mulai bertahap untuk pembagian 4,5 juta, yang tertunda menerima blangkonya, mudah-mudahan kita distribusikan terus dan kami juga harus menyediakan per tahun 3 juta KTP untuk yang bujangan ke menikah, dari remaja ke dewasa, yang rusak, pindah alamat, itu per tahun 3 juta," jelas Tjahjo. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
