Logo Header Antaranews Kepri

Delapan Calon Haji Dirawat di Embarkasi Batam

Selasa, 15 Agustus 2017 19:30 WIB
Image Print
jamaah haji yang sakit akan dirawat sampai dinyatakan pulih dan layak terbang dan melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci

Batam (Antara Kepri) - Sebanyak delapan orang calon haji asal Riau dan Kalimantan Barat belum bisa diberangkatkan ke Tanah Suci karena masih sakit dan dirawat di klinik Asrama Haji dan Rumah Sakit di Batam.

Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam, Subadi di Batam, Kepulauan Riau, Selasa, menyatakan jamaah haji yang sakit akan dirawat sampai dinyatakan pulih dan layak terbang dan melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Delapan orang yang masih dalam perawatan itu yaitu Roby Sumali, calon haji Kloter 13 asal Kapuas Hulu, Kalbar dirawat di RS Awal Bross karena didiagnosa MCI dan Tukimin Lonodirjo dari Kloter 13 BTH asal Bengkayang, Kalbar dirawat di Klinik Asrama Haji Batam karena didiagnosa sirosis.

Kemudian Sabariah dari Kloter 14 asal Pontianak, Kalbar dirawat di RSBP karena didiagnosa chronic dan Mariah Sudan Gempul dari Kloter 15 asal Pontianak Kalbar, kini berada di Klinik Asrama Haji Batam karena hamil.

Lalu, Siti Zubaidah dari Kloter 16 asal Pontianak, Kalbar dan Rosmani Tampung Suhu, Kloter 17 asal Kampar, Riau. Keduanya sudah dalam masa pemulihan, namum masih pemantauan di Klinik Asrama Haji Batam.

Selain itu Siti Zaharah dan Ermawati, keduanya merupakan jamaah kloter 17 asal Kampar Riau, yang sekarang dalam pemantauan kesehatan di Klinik Asrama Haji Batam.

Bersama delapan calon haji itu, turut pula pendampingnya yang menunda keberangkatan ke Tanah Suci, yaitu Susilawati Ibrahim dari Kloter 13 asal Kapuas Hulu, Ngadinah Ngadinun dari Kloter 13 asal Bengkayang, Ahmad Junit, dari Kloter 14 asal Pontianak, Elma Tampung Suhu manifest dari Kloter 17 asal Kampar dan Muhammad Nasir dari Kloter 17 asal Kampar.

PPIH Embarkasi Batam juga mencatat calon haji yang dirawat di daerah asal dan menunggu keberangkatan hingga kondisinya pulih.

Jamaah haji itu yaitu Khairil Anwar Abdul Gani dari kloter 1 asal Lingga dan Agustri Usman dari Kloter 15 asal Sambas, Kalbar.

Bersama dua jamaah haji itu, pendampingnya juga menunda keberangkatan ke Tanah Suci dan masih berada di daerah yaitu Rajfartisyah Djakfar asal Lingga Rifah Burhanuddin, asal Sambas.

"Untuk JCH Kloter 17 BTH yang sedang dalam pemantauan akan diterbangkan hari ini sesuai jadwal jika kondisinya membaik," kata Subadi.(Antara)

Editor: Niko



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026