KPU Karimun siapkan 17 alat peraga kampanye

id Kpu karimun

Ilustrasi. (Foto ANTARA)

Pemasangan alat peraga kampanye, menurut dia, dilakukan pada lokasi tertentu yang disepakati bersama pemerintah daerah.
Karimun (Antaranews Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menyiapkan 17 alat peraga kampanye untuk setiap partai politik peserta Pemilu 2019.

"Masing-masing parpol kami berikan 12 spanduk dan lima baliho. Desainnya dari partai politik baru kita cetak," kata Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko di Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Eko Purwandoko mengatakan, alat peraga kampanye tersebut, baik baliho maupun spanduk memuat foto caleg dipasang secara kolektif berdasarkan daerah pemilihan.

"Jadi tidak perorangan, tapi secara kolektif per parpol. Tujuannya untuk keadilan karena kemampuan finansial masing-masing caleg tentu berbeda-beda. Ini untuk kesetaraan," kata dia.

Selain mendapat jatah 17 alat peraga kampanye yang dicetak oleh KPU, masing-masing parpol juga diperbolehkan mencetak alat peraga sendiri, dengan ketentuan untuk spanduk sebanyak 10 lembar, dan baliho 5 lembar.

KPU Karimun juga menetapkan ukuran spanduk yaitu 6x1,2 meter dan baliho berukuran 4x5 meter.

"Ukuran itu sudah disesuaikan agar pemasangannya tidak mengganggu pengguna jalan," ujarnya.

Pemasangan alat peraga kampanye, menurut dia, dilakukan pada lokasi tertentu yang disepakati bersama pemerintah daerah.

Namun yang jelas, alat peraga kampanye tidak boleh dipasang pada fasilitas pendidikan seperti sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan, rumah sakit dan fasilitas pemerintah lainnya.?

Terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun Nurhidayat mengharapkan pemasangan alat peraga kampanye tidak merusak keindahan kota.

"Seperti spanduk, pemasangannya tidak boleh di atas badan jalan. Ketentuan ini tentu sesuai dengan penetapan dari pemerintah daerah, titik-titik mana saja yang boleh dipasang," kata dia.

Tahapan kampanye Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019 telah dimulai sejak 23 September, dan akan berlangsung selama 6 bulan ke depan.

Nurhidayat berharap seluruh partai politik maupun tim pemenangan masing-masing calon presiden dan wakil presiden mematuhi rambu-rambu dalam berkampanye.

"Kita berharap semua partai politik tidak melanggar deklarasi pemilu damai dan tolak politik uang yang ditandatangani dalam acara sosialisasi pada Sabtu pekan lalu," ujarnya. (Antara)
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar