Sadar lalu lintas tekan kecelakaan jalan raya

id salud riau, salud kepri, bimtek, bptd riau-kepri

Bimtek Salud di Batam, Senin (5/11). (Antaranews Kepri/Messa Haris)

Materi inti pada bimbingan teknik ini adalah pengenalan tentang kegiatan berlalu lintas, sesuai dengan standard dan keselamatan
Batam (Antaranews Kepri) -  Balai Pengelolaan Tranportasi Darat Wilayah IV Riau-Kepri mengadakan kegiatan bimbingan teknis bagi guru PAUD dan TK se Kepulauan Riau untuk menekan kecelakaan di jalan raya sejak usia dini, Praktisi keselamatan nasional dari Kementerian Perhubungan Erlina Indriasari, kepada Antara, Senin, mengatakan kegiatan yang diikuti sekitar 80 orang guru PAUD dan TK se Kepri itu sebagai sosialisasi  penyebaran keselamatan di jalan raya.

"Sebelumnya kegiatan ini pertama kali, kita gelar di Kabupaten Ciamis dan beberapa wilayah di Pulau Jawa sedang di Sumatera perttama kali di Pekanbaru, Riau," katanya.
Erlina Indriasari (Evy Ratnawati)
Menurut dia, materi inti pada bimbingan teknik ini adalah pengenalan tentang kegiatan berlalu lintas, sesuai dengan standard dan keselamatan. Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut, peserta juga melakukan pretest dan postest dengan tujuan agar para peserta bimtek dapat diketahui kemampuan pengetahuan lalu lintasnya agar nanti dapat memberikan pemahaman kepada anak didiknya dan masyarakat sekitarnya.

Adapun tujuan kegiatan Sadar Lalu Lintas Usia Dini (Salud) ini adalah memberikan pemahaman, kepada masyarakat untuk lebih memahami pentingnya keselamatan lalu lintas, serta memberikan petunjuk tentang rambu-rambu dan cara berlalulintas yang baik. Adapun target dari bimtek tersebut adalah, menciptakan masyarakat dan anak-anak paham tentang lalu lintas sejak usia dini.

"Kesadaran masyarakat tentang lalu lintas, di negara kita sangat rendah sehingga hal ini sangat penting untuk diberikan pemahaman sejak usia dini," sebutnya.

Sementara itu praktisi lainnya Edi Yulianto yang juga sekretaris dari Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, mengatakan Salud di Ciamis saat ini telah berhasil melatih kurang lebih empat ratus guru TK/PAUD untuk menyebarkan virus sadar keselamatan berlalu lintas. Berkat kegiatan Salud tersebut Kabupaten Ciamis kini dinobatkan sebagai Kabupaten layak anak, dengan pelanggaran dan kecelekaan lalu lintas yang rendah.

Dengan keberhasilan di Kabupaten Ciamis tersebut, maka akan ditularkan keseluruh Indonesia akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. 

"Para peserta ini nantinya, akan jadi agen dari keselamatan berlalu lintas," sebutnya.

Para peserta yang hadir dari lintas kabupaten se Provinsi Kepulauan Riau ini, sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Bahkan dari pengakuan panitia, yang awalnya hanya menargetkan sekitar enam puluhan peserta namun yang hadir atau yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, berjumlah kurang lebih delapan puluh orang. (Antara)  
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar