BPTD Riau-Kepri gelar kampanye keselamatan berlalu lintas

id kampanye,keselamatan,lalu lintas

BPTD Wilayah IV Riau-Kepri gelar kampanye keselamatan berlalu lintas di Batam. (Antaranews Kepri/Nurjali)

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menekan, angka lakalantas di wilayah Kepri dan ini bagian dari upaya pencegahan dan pengenalan pentingnya keselamatan lalu lintas
Batam (Antaranews Kepri) - Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Riau-Kepri menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas di Batam, Kamis.

Kampanye berlalu lintas tersebut melibatkan empat narasumber, Kepala BPTD Wilayah IV Riau-Kepri, Dirlantas Polda Kepri, Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri yang diikuti ratusan siswa SMA/SMK/MA sederajat dan organjsasi pemuda dan masyarakat.

"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menekan, angka lakalantas di wilayah Kepri dan ini bagian dari upaya pencegahan dan pengenalan pentingnya keselamatan lalu lintas," kata Kepala BPTD Wilayah Riau-Kepri, Syaifudin Ajie Panatagama, kepada Antara di Batam, Kamis. 

Sementara itu, Kepala Unit Jasa Raharja Provinsi Kepulauan Riau Harry Wahyu Tomosantoso mengatakan, kecelakaan lalu lintas di Indonesia sangat memperihatinkan dan menempati urutan ketiga sebagai musibah yang menyebabkan orang meninggal.

Angka ini menurutnya meskipun ditanggulangi oleh Jasa Raharja sebagai asuransi kecelakaan, namun kondisi tersebut sangat memperihatinkan. Santunan yang diberikan tersebut tidaklah seberapa dibandingkan dengan nyawa seseorang yang melayang. Korban dari laka lantas tersebut, rata-rata berasal dari kendaraan bermotor, atau roda dua dan yang kedua adalah dari kendaraan roda empat yaitu mobil-mobil pribadi.

"Korban tersebut juga di usia-usia produktif yaitu, 17 sampai 35 tahun, ini yang paling banyak menjadi korban padahal usia ini seharusnya memberikan kontribusi besar bagi negara," sebutnya.

Sementara itu Brigadir Feby Ika yang mewakili Dirlantas Polda Kepri pada kesempatan tersebut, mengatakan pada kegiatan kampanye lalu lintas tersebut, juga dimanfaatkan oleh jajaran Satuan lalu lintas Polda Kepri untuk menyosialisasikan kegiatan Operasi Zebra sedang berlangsung dan berakhir pada tanggal 12 bulan ini.

Dalam Operas Zebra tersebut, selain melakukan penindakan terhadap, para pelanggar lalu lintas kepolisian juga melakukan tindakan-tindakan preventif, yaitu dengan cara mendatangi sekolah-sekolah dan para profesi, seperti tukang ojek dan pekerja-pekerja angkutan lainnya untuk melakukan sosialisasi tentang penggunaan jalan yang baik dan peraturan lalu lintas.

"Jadi tidak hanya pelanggaran surat menyurat, tapi juga pelanggaran dan bagaimana berkendara yang baik, juga kita sampaikan disini," sebutnya. (Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar