Kapolres ajak warga Lingga jaga NKRI

id Kapolres Lingga ajak warga jaga NKRI

Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho (tengah), Kasat Binmas Polres Lingga AKP Supama, Kesbangpol Lingga Darmawan saat menjadi narasumber Attachments area (Humas Polres Lingga)

Tindakan tilang yang kita lakukan bukan berarti kita membenci, tapi kita ingin menjaga keselamatan bersama
Lingga (Antaranews Kepri) - Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho mengajak segenap masyarakat Kabupaten Lingga, untuk bersama-sama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan cara saling merangkul, menjalin persatuan dan menjaga silaturahmi antar sesama dengan tidak membedakan suku, ras, maupun agama.

"Saya yakin para undangan yang hadir di FGD ini, semuanya terdiri dari berbagai macam agama, suku dan ras, Lingga ini adalah bagian dari NKRI untuk itu mari sama-sama kita jaga dengan persatuan," kata Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho, kepada Antara, Kamis.

Kegiatan Forum Grup Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh Babin Kamtibnas Polres Lingga tersebut, mengangkat tema memelihara Kambtibnas yang kondusif di Kabupaten Lingga dalam bingkai NKRI. Polres sendiri dalam menjaga Harkamtibnas di Kabupaten Lingga telah melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah dengan kegiatan preemtif yaitu Besambang bercerite, subuh keliling, jumat keliling hingga minggu keliling.

Kegiatan-kegiatan tersebut menurutnya telah dilakukan hampir setiap hari oleh jajaran Polres Lingga. Secara Preventif Polres Lingga dan jajarannya juga telah melaksankan beberapa kegiatan pengamanan, diantaranya patroli Blue light, tilang, sidik tindak pidana dan laka lantas. 

"Tindakan tilang yang kita lakukan bukan berarti kita membenci, tapi kita ingin menjaga keselamatan bersama," sebutnya.

Polres Lingga sendiri juga memiliki satuan tugas Nusantara yang dalam kesehariannya, bertugas untuk menjaga keutuhan NKRI dari perpecahan. Adapun kegiatannya antara lain manajemen media, manajemen sosial, manajemen kemitraan dan manajemen Gakkum.

"Satgas nusantara ini memiliki cybertroops berjumlah 182 personil, cybertroops ini bertugas sebagai pembasmi Hoax," sebutnya.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Kabupaten Lingga yang diwakili salah satu kabidnya Darmawan mengatakan, saat ini gangguan Kamtibnas di Kabupaten Lingga yang sedang marak diantaranya penyeberan Hoax di medsos, demo anarkis, balapan liar, geng motor, konflik agama, tawuran atau perkelahian masal.

"Permasalahan Kamtibnas ini bukan hanya tanggung jawab Polri tapi seluruh stakholder yang ada, serta masyarakat sendiri," sebutnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kalapas Dabosingkep, Ketua LAM Kabupaten Lingga, Danramil Dabosingkep, Kepala Satpol PP Kabupaten Lingga, para camat dan lurah, kades, tokoh agama, tokoh masyarakat dan beberapa perwakilan guru SMP, SMA dan SMK. (Antara)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar