Logo Header Antaranews Kepri

Caleg diimbau perbanyak zikir dan doa jelang pencoblosan

Selasa, 16 April 2019 11:12 WIB
Image Print
Wali Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Syahrul. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Wali Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Syahrul mengimbau seluruh calon legislatif agar memperbanyak zikir dan doa menjelang hari pemungutan suara Pemilu 17 April 2019.

"Bila perlu nanti shalat malam, bermunajat kepada Allah SWT untuk menghadapi Pemilu 2019, Rabu (17/4)," kata Syahrul di Tanjungpinang, Selasa.

Syahrul menceritakan pengalamannya saat mencalonkan diri pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota tahun 2018 lalu.

Saat itu, ungkapnya, zikir dan doa menjadi rutinitas yang paling banyak dilakukan jelang masa pencoblosan.

Di samping ikhtiar dengan turun bersosialisasi ke tengah-tengah masyarakat selama masa kampanye juga dilakukan. Namun, rida Allah SWT tetap yang nomor satu.

"Ada yang sudah berupaya maksimal tapi tidak terpilih. Justru yang biasa saja malah terpilih," ucapnya.

Syahrul juga meminta para caleg mempersiapkan kondisi fisik dan mental yang prima guna menerima apapun hasil pilihan masyarakat di tempat pemungutan suara (TPS) besok (Rabu, 17/4).

"Kalau menang alhamdulillah, itu amanah. Bagi yang belum berhasil, ya harus legowo," kata Syahrul.

Selain itu, ia turut mengharapkan dengan sisa waktu yang ada, masyarakat dapat mencari tahu rekam jejak, riwayat hidup dan visi-misi calon, baik anggota legislatif, DPD, maupun presiden dan wakil presiden.

"Dengan demikian, masyarakat mengetahui caleg yang akan dipilih dalam lima surat suara nanti," tuturnya.

Untuk mengenal para calon, lanjutnya, masyarakat dapat mengakses berbagai saluran informasi baik daring mau pun luring yang menyediakan informasi calon.

"Sekarang di era keterbukaan informasi banyak program atau platform informasi yang dapat dimanfaatkan pemilih," ujar Syahrul.

Tidak hanya itu, masyarakat juga diminta menghindari politik uang maupun serangan fajar jelang pencoblosan surat suara.

"Laporkan ke Bawaslu atau pihak berwenang jika menemukan caleg yang melakukan praktik politik uang," sebut Syahrul.



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026