Logo Header Antaranews Kepri

Warga Batam ziarah kubur jelang Ramadhan

Jumat, 3 Mei 2019 19:04 WIB
Image Print
Warga Kota Batam mulai melakukan ziarah kubur, di antaranya di TPU Sei Panas, Jumat. (Naim)

Batam (ANTARA) -

Penjual bunga menjajakan bunga kepada warga yang melakukan ziarah kubur di TPU Sei Panas (Naim)

Sejumlah warga Kota Batam, Kepulauan Riau, mulai melaksanakan tradisi ziarah kubur, menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriyah.

"Ini pertama kalinya kami melaksanakan ziarah kubur, setelah orang tua kami meninggal beberapa bulan lalu," kata Diana yang ditemui di tempat pemakaman umum Sei Panas, Jumat.

Menurut dia, ziarah kubur adalah tradisi, bukan ajaran agama yang harus dilakukan.

Ia menyatakan percaya, doa bisa disampaikan di mana saja, tidak harus datang ke pemakaman.

Dalam ziarah, Diana dan keluarganya menaburkan bunga, dan membacakan Al Fatihah yang disambung dengan Surat Yasin untuk orang tuanya.

Sementara itu, penjual kembang, Natalia, mengatakan biasanya ziarah kubur ramai dilakukan pada akhir pekan menjelang Ramadhan.

"Karena Ramadhan mulai Senin, jadi sepertinya, akan ramai sekali pada Sabtu dan Minggu besok," kata Natalia.

Natalia adalah warga sekitar yang masih duduk di SMP. Ia mengatakan, menjual bunga dilakukannya hanya saat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Sedangkan saat hari-hari biasa, ia siaga di sekitar pemakaman, untuk membantu membersihkan makam orang yang datang berziarah.

Bunga yang dijualnya merupakan campuran dari daun pandan, bunga kertas dan bunga kamboja yang dikemas dalam plastik. Dua plastik dijual seharga Rp5.000.

Daun pandan dibelinya dari pasar, sedangkan bunga kertas dan bunga kamboja dicarinya sendiri.

"Kalau bunga kertas, cari dari luar. Kalau kamboja diambil di sekitar pemakaman, kan banyak," kata dia.

Baca juga: Tradisi ziarah kubur berkah bagi penjual bunga

Baca juga: Rezeki pembaca tahlil makam jelang Ramadhan



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026