Warga Natuna dihimbau tidak dekati kapal "Hong Kong"

id Natuna, kapal ikan asing, kkp, nelayan natuna, kapal hongkong

Warga Natuna  dihimbau tidak dekati kapal "Hong Kong"

Kapal Ikan Asing asal Tiongkok hasil tangkapan sebelum dijadikan monumen oleh Menteri Susi beberapa waktu lalu, Natuna. (Antara Kepri/ Cherman)

Natuna (ANTARA) - Juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Natuna, Hikmat menghimbau warga Natuna khususnya masyarakat Kecamatan Bunguran Barat, Sedanau, tidak mendekati kapal ikan asing yang sedang melakukan aktivitas sekitar Pulau Sedanau bagi yang tidak berkepentingan.

"Himbauan, jika tidak ada kepentingan jangan mendekati kapal Hong Kong, selalu memakai masker, cuci tangan," kata Hikmat.

Tidak dipungkiri, kapal ikan penjemput atau pembeli hasil para nelayan Natuna asal Tiongkok, tersebut menjadi "tulang punggung" sebagian nelayan Natuna agar perekonomian tetap berjalan ditengah pandemi COVID - 19 seperti saat ini.

"Petugasnya kemarin siang ke Sedanau dan telah dilakukan pengecekan dan lain-lain, tadi pagi sudah pulang ke Ranai lagi karena harus tugas di bandara lagi," terang Hikmat.

Untuk melakukan pengawasan selama proses bongkar muat dari Nelayan ke atas kapal menurut Hikmat akan dilakukan petugas atau satgas tingkat kecamatan setempat.

"Kalau  tim gugus tugas dari kabupaten tidak ada, tetapi yang dari kecamatan mungkin ada," jelasnya.

Hari ini juga telah dilakukan pengecekan kesehatan dan sterilisasi kapal oleh para petugas satgas COVID -19 Kabupaten Natuna.

"Tadi petugas sudah melakukan screening kes ABK kapal, desinfeksi kapal dan membatasi nelayan yang naik ke kapal, melengkapi petugas penimbang ikan dengan masker dan sarung tangan," kata Hikmat.

Sementara untuk berapa lama kapal tersebut berada di Natuna, Ia telah berkoordinasi dengan pihak terkait dan tidak lebih dari 3 hari berada di Pulau Sedanau.

"Tadi barusan telpon pak Camat Bunguran Barat, katanya kapal Hong kong biasanya 2 sampai dengan 3 hari saja," pungkasnya.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE