Pengumuman kelulusan SMP di Lingga dilakukan malam hari

id Pengumuman kelulusan SMP di Lingga diumumkan malam hari

Pengumuman kelulusan SMP di Lingga  dilakukan malam hari

Salah satu sekolah SMP Negeri yang terletak diwilayah pulau Singkep, Kabupaten Lingga. Foto Antara/Nurjali

Lingga (ANTARA) - Pengumumulan kelulusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat di Kabupaten Lingga, akan dilaksanakan pada malam hari atau tepat pada pukul 21.00 WIB untuk menghindari konvoi dari kerumunan anak-anak sekolah tersebut mengingat masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

"Insya Allah malam ini, Jum'at (5/6) pukul 21.00 WIB akan kita umumkan kelulusannya dengan sistem online, jadi bisa dilihat di rumah masing-masing tanpa berkumpul," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam, kepada Antara, Jumat.

Sedikitnya ada 1.610 pelajar SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Lingga yang terdata dalam Daftar Nominatif Tetap (DNT) akan menerima hasil kelulusannya pada malam ini.

"Peserta didik kelas 9 ini tadinya akan mengikuti UN T.P 2019/2020 namun karena ada pandemi akhirnya tidak dapat dilaksanakan," sebutnya.

Meski tidak mengikuti UN, namun Junaidi memastikan bahwa anak-anak yang lulus merupakan anak-anak yang sebelumnya juga sudah melaksanakan ujian sekolah, dan mengikuti beberapa tugas yang telah ditetapkan sekolah melalui sistim online atau belajar dari rumah.

Adapun alasan diumumkannya pada malam hari, bertujuan agar tidak terjadi kerumunan atau konvoi dari peserta didik yang nantinya dinyatakan lulus, sehingga kejadian waktu pengumuman kelulusan SMA kemarin tidak terulang kembali.

"Dari seluruh peserta yang terdaftar sebagai peserta ujian sekolah dan kelulusan juga ditentukan sekolah. Ada siswa yg dinyatakan tidak lulus. Saya belum dapat sampaikan  karena masih ada beberapa sekolah yang belum memberi laporannya," Ujarnya.

Meski sudah diumumkan secara online dan jelang tengah malam, Dinas Pendidikan tetap memberikan peringatan kepada orang tua atau wali untuk menjaga ketat anak-anaknya agar tidak berkumpul dan keluar rumah saat pengumuman kelulusan.
 
"Saya meminta agar setelah pengumuman disampaikan, tentunya tidak ada lagi kita melihat konvoi dengan meluapkan rasa suka citanya. Karena proses kelulusan tahun ini semuanya ditentukan oleh pihak sekolah, dengan berbagai pertimbangan termasuk penilaian sikap dan disiplin peserta didik," tutupnya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar