Pemkot Batam gali potensi pajak di masa pandemi COVID-19

id pad batam, mice batam,hotel batam

Pemkot Batam gali potensi pajak di masa pandemi COVID-19

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad (ANTARA/Naim)

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, berupaya menggali potensi pendapatan asli daerah di tengah era adaptasi kebiasaan baru pandemi COVID-19.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Selasa menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil PAD agar "menjemput bola" untuk mengumpulkan pajak dan retribusi.

Menurut dia, di era adaptasi kebiasaan baru COVID-19, ekonomi sudah kembali menggeliat. Bahkan sejumlah agenda pertemuan, konferensi dan pameran (meeting, incentive, conference and exhibitoin/MICE) sudah mulai digelar di sejumlah hotel di Batam.

"Sejumlah kunjungan dari luar daerah mulai terlihat, semoga sektor hotel, restoran dan sebagainya menggeliat lagi," kata dia.

Dengan ekonomi yang kembali bergulir, diharapkan potesi PAD dapat digali kembali.

Ia mengaku, PAD Batam tidak mencapai target akibat pandemi COVID-19. Wakil Wali Kota Batam berharap OPD dapat mengejar ketertinggalan PAD di akhir masa tahun berjalan ini.

"Sektor pajak dan retribusi sangat terdampak COVID-19. Data terakhir Juni 2020, PAD Batam hanya terkumpul 27 persen," kata Amsakar.

Sementara itu, selain memaksimalkan PAD, pihaknya juga melakukan efisiensi anggaran sebagai langkah penghematan, di antaranya dengan membatasi kunjungan ke luar kota dan meminimalisir belanja yang tidak penting.

"Kami harus lakukan ini untuk menjaga dan bertahan di masa pandemi," kata dia.

Ia berharap, pandemi segera berlalu, dan semua sektor bisa berjalan normal kembali. Dan pada 2021, APBD bisa seperti sedia kala.

"Alhamdulillah sejauh ini penanganan COVID-19 sudah sangat baik," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah mengatakan, telah melakukan sejumlah upaya untuk mengumpulkan PAD.

"Salah satu terobosan kami, menjemput bola, khususnya PBB-P2 hingga ke perumahan-perumahan," kata dia.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar