Lima narapidana di Lapas Narkotika Tanjungpinang dikeluarkan cegah COVID-19

id Lapas keluarkan napi

Lima narapidana di Lapas Narkotika Tanjungpinang dikeluarkan  cegah COVID-19

Lapas Narkotika Tanjungpinang, Kepri, keluarkan lima narapidana demi cegah COVID-19, Kamis (4/2). (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Kepri, mengeluarkan lima narapidana melalui program asimilasi di rumah dalam rangka pencegahan COVID-19 sesuai Permenkum dan HAM Nomor 32 Tahun 2020, Kamis.

"Hal ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Hukum dan HAM dalam mengurangi risiko penyebaran wabah COVID 19 di dalam lingkungan lapas dan rutan di Indonesia," kata Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Wahyu Prasetyo di Tanjungpinang, Kamis.

Ia menyebut lima narapidana tersebut telah memenuhi syarat administratif dan substantif untuk mendapatkan program asimilasi di rumah.

Kelima narapidana dimaksud berinisial ZA yang berasal dari Kabupaten Natuna, PW, MM, HL, dan DS berasal dari Kota Tanjungpinang.

Wahyu menyebut saat ini petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang telah mengantarkan kelimanya ke Bapas Tanjung Pinang untuk mendapatkan bimbingan dan arahan tentang kewajiban-kewajibam mereka sebelum kembali kepada keluarga masing-masing untuk menjalankan asimilasi di rumah.

Selama menjalankan asimilasi di rumah, lanjutnya, narapidana tersebut harus selalu menaati peraturan, tidak boleh melakukan pelanggaran hukum dan/atau menimbulkan keresahan di masyarakat.

Selain itu, selalu melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan pencegahan COVID-19, melaksanakan kewajiban melapor kepada bapas yang membimbing, dan/atau melaporkan perubahan alamat tempat tinggal kepada bapas yang membimbing.

“Apabila syarat-syarat tersebut dilanggar, pemberian program asimilasi di rumah bagi narapidana tersebut dapat dicabut/dibatalkan dan narapidana bersangkutan harus kembali ke dalam lapas dan menjalankan sisa pidananya," demikian Wahyu.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar