Bangkit dari pandemi, Batam bertekad kembalikan gemilang pariwisata
Senin, 11 Oktober 2021 6:24 WIB
Warga berswafoto di objek wisata Pulau Putri Kota Batam Kepulauan Riau. (ANTARA/ Naim)
Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, bertekad mengembalikan gemilang sektor pariwisata setempat seperti sebelum pandemi COVID-19 menyerang dunia, seiring dengan makin terkendalinya penularan COVID-19.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan untuk mencapai gemilang pariwisata seperti dulu, semua pihak harus saling membantu dalam menangani pandemi.
"Ayo bersama menangani pandemi ini, taati protokol kesehatan dan ikuti vaksinasi. Kalau pandemi ini selesai maka pariwisata akan bangkit dan perekonomian Batam kembali melejit," kata Wali Kota di Batam, Sabtu.
Demi menyongsong kembali berjayanya sektor pariwisata, Pemkot Batam juga bebenah untuk mempercantik kota dengan membangun infrastruktur, sambil tetap fokus pada penanganan pandemi COVID-19.
Persiapan itu, kata Wali Kota, untuk menambah kenyamanan pelancong saat menghabiskan waktu di Batam.
Ia percaya, apabila pariwisata bangkit, ekonomi kota akan ikut berputar. Restoran, hotel, pusat perbelanjaan, pusat oleh-oleh, objek wisata, hingga PKL akan ramai oleh pelancong.
"Kita ingin uang-uang ini kembali berputar lagi di Batam," kata dia.
Wali Kota menyampaikan, sebelum pandemi, sedikitnya enam juta pelancong dalam negeri datang ke Batam. Dan pada 2019, tercatat 1,9 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke kota kepulauan itu.
"Bayangkan sebelum pandemi, wisatawan Nusantara saja yang datang 6 juta orang. Kalau mereka membelanjakan minimal Rp2 juta satu orang, maka triliunan rupiah uang berputar di Batam," kata dia.
Dalam kesempatan itu, ia memaparkan angka kesembuhan pasien COVID-19 di Batam mencapai 96,6 persen atau 24.941 orang yang dinyatakan pulih dari total yang terpapar sebanyak 25.800 orang.
Hingga 9 Oktober, hanya tersisa 22 kasus aktif COVID-19 di Kota Batam.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan untuk mencapai gemilang pariwisata seperti dulu, semua pihak harus saling membantu dalam menangani pandemi.
"Ayo bersama menangani pandemi ini, taati protokol kesehatan dan ikuti vaksinasi. Kalau pandemi ini selesai maka pariwisata akan bangkit dan perekonomian Batam kembali melejit," kata Wali Kota di Batam, Sabtu.
Demi menyongsong kembali berjayanya sektor pariwisata, Pemkot Batam juga bebenah untuk mempercantik kota dengan membangun infrastruktur, sambil tetap fokus pada penanganan pandemi COVID-19.
Persiapan itu, kata Wali Kota, untuk menambah kenyamanan pelancong saat menghabiskan waktu di Batam.
Ia percaya, apabila pariwisata bangkit, ekonomi kota akan ikut berputar. Restoran, hotel, pusat perbelanjaan, pusat oleh-oleh, objek wisata, hingga PKL akan ramai oleh pelancong.
"Kita ingin uang-uang ini kembali berputar lagi di Batam," kata dia.
Wali Kota menyampaikan, sebelum pandemi, sedikitnya enam juta pelancong dalam negeri datang ke Batam. Dan pada 2019, tercatat 1,9 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke kota kepulauan itu.
"Bayangkan sebelum pandemi, wisatawan Nusantara saja yang datang 6 juta orang. Kalau mereka membelanjakan minimal Rp2 juta satu orang, maka triliunan rupiah uang berputar di Batam," kata dia.
Dalam kesempatan itu, ia memaparkan angka kesembuhan pasien COVID-19 di Batam mencapai 96,6 persen atau 24.941 orang yang dinyatakan pulih dari total yang terpapar sebanyak 25.800 orang.
Hingga 9 Oktober, hanya tersisa 22 kasus aktif COVID-19 di Kota Batam.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Karimun harap warga jaga kerukunan antar umat saat Imlek dan Ramadhan
13 February 2026 12:37 WIB
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB
Terpopuler - Rasa Kepri
Lihat Juga
Komunitas The Speakers' Room cara seru latihan Bahasa Inggris pekerja di Batam
04 January 2026 7:26 WIB