KPK tanamkan nilai antikorupsi kepada anak melalui dongeng
Kamis, 8 September 2022 9:12 WIB
KPK mengenalkan nilai-nilai antikorupsi untuk anak usia dini melalui dongeng. ANTARA/HO-Humas KPK
Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenalkan nilai-nilai antikorupsi untuk anak usia dini melalui dongeng dan senam antikorupsi.
"Ada banyak media yang bisa digunakan untuk memberikan pendidikan antikorupsi kepada anak usia dini. Salah satunya, yaitu dengan mendongeng. Dongeng merupakan media penyampaian yang efektif untuk penanaman karakter bagi mereka," kata Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Rabu (7/9).
Hal tersebut disampaikan Wawan dalam audiensi pendidikan antikorupsi yang diikuti puluhan siswa siswi Kelompok Bermain (KB) Istiqlal di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Rabu (7/9).
Ia menyebut kegiatan tersebut sangat penting untuk menanamkan karakter atau nilai-nilai luhur agar dapat dipupuk sejak usia dini.
Menurut Wawan, dalam setiap media yang digunakan, termuat nilai-nilai antikorupsi seperti dongeng berjudul "Fufu dan Si Pencuri" yang mengenalkan keberanian. Ada pula dongeng "Adakah Keranjang untuk Osyi?" yang mengajarkan keberanian disertai dengan kehati-hatian.
Adapun untuk senam "Sahabat Pemberani", kata dia, mengajarkan sembilan nilai antikorupsi yang dapat disingkat dengan "Jumat Bersepeda KK".
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPK kenalkan nilai antikorupsi untuk anak usia dini lewat dongeng
"Ada banyak media yang bisa digunakan untuk memberikan pendidikan antikorupsi kepada anak usia dini. Salah satunya, yaitu dengan mendongeng. Dongeng merupakan media penyampaian yang efektif untuk penanaman karakter bagi mereka," kata Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Rabu (7/9).
Hal tersebut disampaikan Wawan dalam audiensi pendidikan antikorupsi yang diikuti puluhan siswa siswi Kelompok Bermain (KB) Istiqlal di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Rabu (7/9).
Ia menyebut kegiatan tersebut sangat penting untuk menanamkan karakter atau nilai-nilai luhur agar dapat dipupuk sejak usia dini.
Menurut Wawan, dalam setiap media yang digunakan, termuat nilai-nilai antikorupsi seperti dongeng berjudul "Fufu dan Si Pencuri" yang mengenalkan keberanian. Ada pula dongeng "Adakah Keranjang untuk Osyi?" yang mengajarkan keberanian disertai dengan kehati-hatian.
Adapun untuk senam "Sahabat Pemberani", kata dia, mengajarkan sembilan nilai antikorupsi yang dapat disingkat dengan "Jumat Bersepeda KK".
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPK kenalkan nilai antikorupsi untuk anak usia dini lewat dongeng
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor : Nikolas Panama
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Siswa SD di bunuh diri soal buku Rp10 ribu, DPR: Alarm keras bagi perlindungan anak
04 February 2026 8:58 WIB
Wakil Bupati Natuna ingatkan masyarakat pentingnya pendidikan untuk tingkatkan kesejahteraan
26 January 2026 17:32 WIB
Kapolda Kepri sebut kurikulum Pendidikan Lalu Lintas untuk Indonesia Emas
18 December 2025 11:02 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB
KPK tegaskan penetapan Yaqut Cholil sebagai tersangka kasus kuota haji sesuai prosedur
11 February 2026 15:46 WIB