Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang, ibu kota Kepulauan Riau tinggal dua orang setelah dua orang pasien lainnya dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Senin, mengatakan dua orang warga Tanjungpinang yang belum sembuh dari COVID-19 tersebut tertular virus itu sejak pekan lalu.

Satu orang pasien itu dirawat, sementara satu orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

"Mudah-mudahan mereka segera pulih," katanya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu mengungkapkan selain Tanjungpinang, tiga kabupaten dan kota lainnya juga masih terdapat pasien COVID-19, seperti Kota Batam mencapai 33 orang, Kabupaten Bintan 13 orang dan Kabupaten Karimun 11 orang.

Di Batam, kata dia, terdapat 10 orang pasien baru COVID-19. Namun pada saat yang sama jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 mencapai delapan orang.

"Ada satu orang warga Batam yang meninggal dunia setelah tertular COVID-19," ujarnya.

Menurut dia, jumlah warga yang tertular COVID-19 di Batam cenderung meningkat dalam dua hari terakhir sehingga masyarakat harus mewaspadainya.

"Dalam dua hari ini ada 16 kasus baru ditemukan di Batam," katanya.

Sementara di Karimun dan Bintan tidak ada penambahan kasus baru. Rata-rata pasien COVID-19 tersebut bergejala ringan.

Tiga kabupaten lainnya di Kepri yakni Kepulauan Anambas, Lingga dan Natuna bertahan sebagai daerah yang nihil kasus aktif COVID-19. Anambas dapat dikatakan sebagai daerah yang paling bersih dari COVID-19 sejak sekitar enam bulan lalu, diikuti Lingga dan Natuna.

"Saya ingatkan bahwa protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan secara optimal untuk mencegah penularan COVID-19. Gunakan masker di tempat ramai dan saat berinteraksi, serta tanamkan pola hidup sehat," ucapnya.