Karimun (ANTARA News) - Anwar Abubakar, kader Partai Amanat Nasional Karimun lebih memilih calon wakil bupati dari birokrat untuk mendampinginya maju ke Pemilihan Kepala Daerah Karimun 5 Januari 2011.

''Jika partai mengabulkan niat kami untuk maju, maka calon wakil bupati yang mendampingi saya harus seorang birokrat,'' kata Anwar di Gedung DPRD Karimun, Kamis.

Anwar yang juga anggota Komisi A DPRD itu mengaku telah memiliki figur birokrat sebagai pendamping dalam pesta demokrasi tingkat kabupaten itu.

''Tidak etis saya sebutkan sekarang. Lagi pula partai belum memutuskan untuk mengusung kami, saat ini kan masih dalam tahap penjaringan bakal calon,'' ucapnya.

Ketua Badan Pemenangan Pilkada DPD PAN Karimun itu mengungkapkan, figur birokrat cocok mendampingi dirinya yang seorang politisi.

''Duet politisi dan birokrat diharapkan melahirkan keseimbangan dalam menjalankan roda pemerintahan,'' katanya.

Menurut dia, peranan wakil bupati dari birokrat diharapkan dapat menata tatanan birokrasi dan kepegawaian.

''Sebagai politisi, belum tentu kami mampu mengatasi semua masalah pemerintahan,'' ucapnya.

Anwar merupakan salah satu bakal calon bupati yang mendaftar ke PAN beberapa waktu lalu.

Selain dia, pasangan pejabat kini Nurdin Basirun-Aunur Rafiq serta penamil baru, Muhammad Dali-Asyura, juga mendaftar ke partai yang kini dipimpin Hatta Radjasa itu.

Pelaksana tugas Sekretaris DPD PAN Karimun Syawaluddin mengatakan terdapat dua pilihan dalam menetapkan pasangan yang akan diusung dalam Pilkada.

''Dua pilihan itu, pertama; Nurdin-Rafiq yang pernah kita usung dalam Pilkada 2006. Kedua, kader partai Anwar Abubakar,'' katanya.

Pengusungan kader partai, lanjut dia, merupakan alternatif jika terjadi situasi tidak terduga.

''Penentuannya masih dibahas di internal partai. Yang jelas, peta kekuatan politik juga kita pelajari dalam menentukan pasangan calon,'' ucapnya. (Btm1)