Tanjungpinang (ANTARA News) - Harga sayur bayam di Pasar Bintan Center Tanjungpinang, Kepulauan Riau, melonjak tinggi mencapai Rp14 ribu/kg naik dari harga rata-rata Rp7 ribu sampai Rp10 ribu/kg.
"Selain permintaan tinggi sebelum puasa, juga hasil panen dari petani sayur kurang, sehingga menyebabkan harga melonjak tinggi," kata salah seorang pedagang sayur-mayur, Simamora, Selasa 10 Agustus 2010.
Simamora mengatakan, hampir seluruh jenis sayur-sayuran mengalami lonjakan harga tinggi sehari sebelum bulan Puasa.
Dikatakan dia, untuk harga sayur kangkung berkisar antara Rp10 ribu sampai Rp12 ribu/kg, sayur pakis dari harga Rp7 ribu /kg juga mengalam lonjakan tinggi mencapai Rp14 ribu/kg.
"Buncis saat ini kami jual dengan harga Rp18 ribu/kg," katanya.
Harga bunga kol saat ini dijual dengan harga Rp17 ribu/kg, tomat Rp9 ribu/kg, wortel 8 ribu/kg, sawi Rp7 ribu/kg dan kacang panjang dijual dengan harga Rp12 ribu/kg.
"Seluruh jenis sayur tersebut mengalami kenaikan mulai dari Rp2 ribu/kg," ujarnya.
Banyak pembeli yang batal membeli sayuran ketika mengetahui harganya cukup tinggi, ada juga yang mengecer untuk kebutuhan sehari dengan harga Rp5 ribu.
"Kalau tidak ada sayur makan tidak enak, apalagi untuk gizi anak-anak," ujar salah seorang pembeli, Wirda.
Harga sayur-sayuran diperkirakan akan turun lagi sepekan pertama puasa, karena diperkirakan permintaan akan mengalami penurunan. (HM/Btm1)
Bayam Di Tanjungpinang Capai Rp14 Ribu/kg
Selasa, 10 Agustus 2010 10:16 WIB
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan Tanjungpinang sebut sebanyak 11 ribu peserta PBI dinonaktifkan
11 February 2026 17:10 WIB
BNNP Kepri gagalkan peredaran 4,9 Kg sabu di Bandara Raja Haji Fisabilillah
07 February 2026 10:20 WIB
Kejari Tanjungpinang terima uang pengganti perkara korupsi LPP TVRI Rp3,5 miliar
05 February 2026 5:10 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
BI Kepri siapkan Rp2,9 triliun uang kartal untuk momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026
13 February 2026 17:54 WIB
Harga emas di Pegadaian hari ini Jumat 13 Februari naik, tembus Rp3 juta/ gram
13 February 2026 8:36 WIB