Polisi observasi psikologis pria penyerang rumah dinas Kapolri
Jumat, 15 Desember 2023 13:53 WIB
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (15/12/2023). ANTARA/Ilham Kausar
Jakarta (ANTARA) - Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menyebut Kepolisian masih melakukan observasi psikologis terhadap pria berinisial JPP (40) yang menyerang rumah Dinas Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, pada Kamis (14/12).
"Apakah yang bersangkutan ini mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya, apakah menginsyafi perbuatannya salah atau benar, baru kita bisa tindaklanjuti apakah bisa diproses hukum atau tidak, " kata Hengki yang ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat.
Hengki menambahkan petugas di lapangan sempat menegur pria berinisial JPP untuk meninggalkan lokasi kediaman Kapolri.
"Pada saat ditegur, yang bersangkutan awalnya menyeberang jalan, tetapi kemudian kembali lagi dan melakukan penyerangan terhadap petugas. Akhirnya bisa diamankan dua petugas, pada saat itu yang bersangkutan tidak membawa senjata apapun apakah senjata tajam, senjata lain, benda tumpul tidak ada, Jadi langsung diamankan, " katanya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat.
Hengki juga menjelaskan JPP ini sebelumnya sempat ke arah rumah calon presiden Prabowo Subianto yang tidak jauh dari rumah Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
"Sempat ke arah rumah Pak Prabowo, kemudian di usir, kemudian ke arah rumah Pak Kapolri, " kata Hengki.
Hengki juga menjelaskan JPP ini memiliki latar belakang PNS dan juga pernah menempuh pendidikan di STPDN, kemudian juga pernah ambil S2 di universitas ternama di Yogyakarta.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi masih observasi psikologis penyerang rumah dinas Kapolri
"Apakah yang bersangkutan ini mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya, apakah menginsyafi perbuatannya salah atau benar, baru kita bisa tindaklanjuti apakah bisa diproses hukum atau tidak, " kata Hengki yang ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat.
Hengki menambahkan petugas di lapangan sempat menegur pria berinisial JPP untuk meninggalkan lokasi kediaman Kapolri.
"Pada saat ditegur, yang bersangkutan awalnya menyeberang jalan, tetapi kemudian kembali lagi dan melakukan penyerangan terhadap petugas. Akhirnya bisa diamankan dua petugas, pada saat itu yang bersangkutan tidak membawa senjata apapun apakah senjata tajam, senjata lain, benda tumpul tidak ada, Jadi langsung diamankan, " katanya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat.
Hengki juga menjelaskan JPP ini sebelumnya sempat ke arah rumah calon presiden Prabowo Subianto yang tidak jauh dari rumah Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
"Sempat ke arah rumah Pak Prabowo, kemudian di usir, kemudian ke arah rumah Pak Kapolri, " kata Hengki.
Hengki juga menjelaskan JPP ini memiliki latar belakang PNS dan juga pernah menempuh pendidikan di STPDN, kemudian juga pernah ambil S2 di universitas ternama di Yogyakarta.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi masih observasi psikologis penyerang rumah dinas Kapolri
Pewarta : Ilham Kausar
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kuasa hukum: Lebih dari dua siswi diduga jadi korban pelecehan guru di Pasar Rebo
10 February 2026 7:51 WIB
Polisi benarkan adanya laporan dugaan pencemaran nama baik petinggi Indodax
22 January 2026 16:02 WIB
Refly Harun rumuskan 7 poin keberatan ke Polda Metro Jaya terkait Roy Suryo
15 January 2026 17:04 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB