Yerusalem (ANTARA) - Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada Senin mengatakan target militer berikutnya di Jalur Gaza adalah kota selatan Rafah, yang diklaim sebagai benteng terakhir kelompok Palestina Hamas.

Pernyataan itu diucapkan Gallant dalam konferensi pers, menurut media publik KAN.

Gallant mengatakan pejuang Hamas dan para pemimpinnya bersembunyi di Rafah.

"Kami juga akan menjangkau daerah-daerah yang belum kami serang yaitu di Jalur Gaza tengah dan selatan, dan terutama (benteng) terakhir Hamas di Rafah, " kata dia.

Lebih dari 1,3 juta orang saat ini tinggal di Rafah dan wilayah sekitarnya, yang sebagian besar mereka yang mengungsi dari wilayah lain Gaza.

Beberapa kelompok hak asasi telah memperingatkan atas serangan militer Israel di Rafah, yang dapat menyebabkan banyak korban jiwa.

Gallant menegaskan kembali,  pada akhir perang, Hamas tak akan dapat lagi mengendalikan Gaza.

Dia menggambarkan operasi darat militer di Gaza sebagai "salah satu yang paling kompleks dan rumit sepanjang sejarah perang."

Sementara itu Hamas belum memberi tanggapan atas pernyataan Gallant.



Sumber: Anadolu

 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Israel sebut target militer selanjutnya di Jalur Gaza adalah Rafah

Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2024