Presiden Baru Singapura Disumpah Kamis.
Selasa, 30 Agustus 2011 16:46 WIB
Presiden baru Singapura Tony Tan Keng Yam. (foto: Facebook Tony Tan)
Batam (ANTARA News) - Tony Tan Keng Yam dijadwalkan disumpah pada Kamis 1 September selaku Presiden Singapura ketujuh, menggantikan SR Nathan yang pada Rabu pekan ini menyelesaikan dua periode masa baktinya.
Presiden baru Singapura adalah doktor ilmu matematika terapan, politisi dan bankir yang pada pemilihan pada Sabtu pekan lalu menang tipis atau 0,34 persen atas pesaing terkuatnya, Tan Cheng Bock.
Empat orang, semuanya bermarga Tan, maju ke gelanggang Pemilihan Presiden Singapura 2011-2017 yaitu Tony Tan (71), Tan Cheng Bock (71), Tan Jee Say (57) calon dari Partai Demokrat Singapura, dan Tan Kim Lian (63).
Presiden terpilih, kata Web Today, mempertimbangkan saran beberapa pengamat untuk mencalonkan Chenk Bock di posisi dewan penasihat presiden.
Cheng Bock sendiri menanggapi akan berpikir cermat bila didekati Tony karena keputusan yang kelak diambil akan agak sulit.
Di jejaring sosial Facebook, Cheng Bock menyatakan, berencana melanjutkan upaya mempersatukan rakyat Singapura dan tidak akan kembali bergabung ke berbagai partai politik .
Ia mengatakan mungkin akan kembali ke praktik kedokteran selain memantau pembangunan dan melalui Facebook serta blog akan terus menyumbang komentar dan saran mengenai berbagai masalah.
Tony Tan, mantan Deputi Perdana Menteri maupun Tan Cheng Bock adalah politisi yang bergabung dalam Partai Aksi Rakyat (PAP), tetapi kedua orang itu sebelum pemilihan presiden menyatakan mundur dari partai berkuasa tersebut.
Selain keluar dari PAP, Tony Tan juga melepas jabatan di Government of Singapore Investment Corporation (GIC) and Singapore Press Holdings Limited (SPH) yang dinyatakannya agar terhindari dari konflik kepentingan.
Tony Tan pernah menjabat Menteri Pertahanan dan di sektor swasta empat anak itu juga pernah menjadi General Manager Overseas-Chinese Banking Corporation.
(ANT-JSB/Btm1)
Presiden baru Singapura adalah doktor ilmu matematika terapan, politisi dan bankir yang pada pemilihan pada Sabtu pekan lalu menang tipis atau 0,34 persen atas pesaing terkuatnya, Tan Cheng Bock.
Empat orang, semuanya bermarga Tan, maju ke gelanggang Pemilihan Presiden Singapura 2011-2017 yaitu Tony Tan (71), Tan Cheng Bock (71), Tan Jee Say (57) calon dari Partai Demokrat Singapura, dan Tan Kim Lian (63).
Presiden terpilih, kata Web Today, mempertimbangkan saran beberapa pengamat untuk mencalonkan Chenk Bock di posisi dewan penasihat presiden.
Cheng Bock sendiri menanggapi akan berpikir cermat bila didekati Tony karena keputusan yang kelak diambil akan agak sulit.
Di jejaring sosial Facebook, Cheng Bock menyatakan, berencana melanjutkan upaya mempersatukan rakyat Singapura dan tidak akan kembali bergabung ke berbagai partai politik .
Ia mengatakan mungkin akan kembali ke praktik kedokteran selain memantau pembangunan dan melalui Facebook serta blog akan terus menyumbang komentar dan saran mengenai berbagai masalah.
Tony Tan, mantan Deputi Perdana Menteri maupun Tan Cheng Bock adalah politisi yang bergabung dalam Partai Aksi Rakyat (PAP), tetapi kedua orang itu sebelum pemilihan presiden menyatakan mundur dari partai berkuasa tersebut.
Selain keluar dari PAP, Tony Tan juga melepas jabatan di Government of Singapore Investment Corporation (GIC) and Singapore Press Holdings Limited (SPH) yang dinyatakannya agar terhindari dari konflik kepentingan.
Tony Tan pernah menjabat Menteri Pertahanan dan di sektor swasta empat anak itu juga pernah menjadi General Manager Overseas-Chinese Banking Corporation.
(ANT-JSB/Btm1)
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sering ngantuk saat puasa? Ahli Gizi: Jangan andalkan kopi saat sahur, ini risikonya
24 February 2026 17:36 WIB
Wamen Veronica Tan: Penanganan TPPO harus dari hulu sebelum PMI berangkat
28 November 2025 18:38 WIB
Ganda putra Yere/Rahmat lolos ke 16 besar Indonesia Masters II Super 100-2024
30 October 2024 16:36 WIB, 2024
Presiden Jokowi harapkan komitmen Malaysia lawan diskriminasi sawit di pasar global
05 February 2021 13:00 WIB, 2021
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Evakuasi terakhir penumpang kapal pesiar terdampak wabah hantavirus dilakukan pada Senin
11 May 2026 12:46 WIB