Satu orang hanyut tenggelam akibat perahu karam di Riam Matahari Hulu Sungai Kapuas
Sabtu, 18 Mei 2024 11:18 WIB
Seorang pria bernama Rudi Gunawan (29) berasal Desa Tanjung Jati Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang diduga tenggelam di Riam Matahari Hulu Sungai Kapuas wilayah setempat. ANTARA/HO-BPBD Kapuas Hulu. (Teofilusianto Timotius)
Kapuas Hulu (ANTARA) - Seorang pemuda bernama Rudi Gunawan (29) berasal Desa Tanjung Jati Kecamatan Putussibau Selatan, dikabarkan tenggelam saat terjadi kecelakaan perahu karam di Riam Matahari hulu Sungai Kapuas, di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.
"Kami telah berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan pencarian terhadap korban tenggelam tersebut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Gunawan, kepada ANTARA, di Putussibau Kapuas Hulu, Sabtu.
Dia mengatakan dari laporan yang diterima BPBD peristiwa tenggelam seorang pemuda tersebut dikarenakan terjadi kecelakaan air loang boat di Riam Matahari hulu Sungai Kapuas, Kecamatan Putussibau Selatan, pada Rabu (15/5).
Sementara itu, Kapolsek Putussibau Selatan Iptu Egnasius menjelaskan kronologis kejadian bermula saat korban bersama rombongan pada Selasa (14/5) berangkat dari Desa Suka Maju menuju Sungai Tahum di daerah Hulu Kapuas Desa Bungan Jaya.
"Rombongan bersama korban sempat beristirahat di Riam Gurun Lapan dengan membuat tenda dan bermalam," katanya.
Pada Rabu (15/5) sekitar pukul 08.00 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sungai Tahum dan tiba di Riam Matahari sekitar pukul 14.00 WIB.
Saat itu, perahu mesin menepi dan menurunkan delapan orang, sedangkan 13 orang tetap berada di dalam perahu.
Penumpang dalam perahu masing-masing menyelamatkan diri, namun ternyata satu orang hilang diduga tenggelam terbawa arus.
Baca juga: Pemkot Batam targetkan galang dana Rp2 M untuk korban longsor di Sumbar
"Kami telah berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan pencarian terhadap korban tenggelam tersebut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Gunawan, kepada ANTARA, di Putussibau Kapuas Hulu, Sabtu.
Dia mengatakan dari laporan yang diterima BPBD peristiwa tenggelam seorang pemuda tersebut dikarenakan terjadi kecelakaan air loang boat di Riam Matahari hulu Sungai Kapuas, Kecamatan Putussibau Selatan, pada Rabu (15/5).
Sementara itu, Kapolsek Putussibau Selatan Iptu Egnasius menjelaskan kronologis kejadian bermula saat korban bersama rombongan pada Selasa (14/5) berangkat dari Desa Suka Maju menuju Sungai Tahum di daerah Hulu Kapuas Desa Bungan Jaya.
"Rombongan bersama korban sempat beristirahat di Riam Gurun Lapan dengan membuat tenda dan bermalam," katanya.
Pada Rabu (15/5) sekitar pukul 08.00 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sungai Tahum dan tiba di Riam Matahari sekitar pukul 14.00 WIB.
Saat itu, perahu mesin menepi dan menurunkan delapan orang, sedangkan 13 orang tetap berada di dalam perahu.
Penumpang dalam perahu masing-masing menyelamatkan diri, namun ternyata satu orang hilang diduga tenggelam terbawa arus.
Baca juga: Pemkot Batam targetkan galang dana Rp2 M untuk korban longsor di Sumbar
Pewarta : Teofilusianto Timotius
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pasca bupati jadi tersangka, KPK lanjutkan penggeledahan kediaman pejabat Kapuas
01 April 2023 19:21 WIB, 2023
Wabup Kapuas Hulu minta jamaah haji jalani pengecekan kesehatan saat tiba di Batam
20 July 2022 18:18 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pelindo larang mobil parkir inap di Pelabuhan Sri Bintan Pura selama libur lebaran
18 March 2026 19:30 WIB
Bandara Batam tambah kapasitas layanan pemeriksaan keamanan saat mudik lebaran 2026
18 March 2026 15:38 WIB