Save The Children dukung solusi dua negara untuk konflik Palestina-Israel
Sabtu, 1 Juni 2024 13:45 WIB
Seorang laki-laki berjalan melewati puing-puing di Khan Younis, Palestina. (ANTARA/HO-Save The Children)
Jakarta (ANTARA) - Save The Children mendukung langkah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI yang mendorong solusi dua negara atau two state solution untuk konflik Palestina-Israel.
“Kami sangat menghargai langkah cepat yang dilakukan oleh Retno Marsudi selaku Menteri Luar Negeri RI, yang mendesak negara-negara Eropa untuk mendorong implementasi two state solution, di mana salah satunya adalah gencatan senjata segera dan gencatan senjata permanen,” kata Interim Chief of Advocacy, Campaign, Communication and Media Save the Children Indonesia Tata Sudrajat dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Save The Children juga mengecam kekerasan brutal yang terjadi di Kota Rafah, Palestina, di mana puluhan orang yang mencari perlindungan tewas dan ratusan orang terluka.
“Save the Children di seluruh negara termasuk di Indonesia menyerukan tindakan mendesak dan segera untuk melindungi warga sipil di Rafah dan di seluruh jalur Gaza,” ujar Tata.
Baca juga: Ribuan warga ikut Aksi Bela Palestina di depan Kedubes AS Jakarta
Sementara itu, Country Director Save the Children di Wilayah Pendudukan Palestina Xavier Joubert menegaskan bahwa para pemimpin di dunia harus segera bertindak tegas karena sudah tidak ada lagi tempat yang benar-benar aman bagi anak-anak dan keluarga di Gaza.
“Anak-anak dan keluarga hidup menderita secara perlahan seperti kelaparan, gangguan pada kesehatan mental dan fisik, cedera fisik serius, termasuk kehilangan bagian tubuh, keluarga, rumah, serta sekolah mereka,” ujar Xavier.
Untuk itu, Save the Children di seluruh negara menyerukan tindakan mendesak gencatan senjata demi melindungi warga sipil di Rafah dan di seluruh jalur Gaza-Palestina.
Baca juga: Dua staf medis PRCS gugur saat ambulansnya diserang
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Save The Children dukung solusi dua negara untuk Palestina-Israel
“Kami sangat menghargai langkah cepat yang dilakukan oleh Retno Marsudi selaku Menteri Luar Negeri RI, yang mendesak negara-negara Eropa untuk mendorong implementasi two state solution, di mana salah satunya adalah gencatan senjata segera dan gencatan senjata permanen,” kata Interim Chief of Advocacy, Campaign, Communication and Media Save the Children Indonesia Tata Sudrajat dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Save The Children juga mengecam kekerasan brutal yang terjadi di Kota Rafah, Palestina, di mana puluhan orang yang mencari perlindungan tewas dan ratusan orang terluka.
“Save the Children di seluruh negara termasuk di Indonesia menyerukan tindakan mendesak dan segera untuk melindungi warga sipil di Rafah dan di seluruh jalur Gaza,” ujar Tata.
Baca juga: Ribuan warga ikut Aksi Bela Palestina di depan Kedubes AS Jakarta
Sementara itu, Country Director Save the Children di Wilayah Pendudukan Palestina Xavier Joubert menegaskan bahwa para pemimpin di dunia harus segera bertindak tegas karena sudah tidak ada lagi tempat yang benar-benar aman bagi anak-anak dan keluarga di Gaza.
“Anak-anak dan keluarga hidup menderita secara perlahan seperti kelaparan, gangguan pada kesehatan mental dan fisik, cedera fisik serius, termasuk kehilangan bagian tubuh, keluarga, rumah, serta sekolah mereka,” ujar Xavier.
Untuk itu, Save the Children di seluruh negara menyerukan tindakan mendesak gencatan senjata demi melindungi warga sipil di Rafah dan di seluruh jalur Gaza-Palestina.
Baca juga: Dua staf medis PRCS gugur saat ambulansnya diserang
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Save The Children dukung solusi dua negara untuk Palestina-Israel
Pewarta : Lintang Budiyanti Prameswari
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Liga Inggris: Sempat unggul dua gol, Brentford harus puas berbagi poin dengan Wolves
17 March 2026 6:31 WIB
Hasil Liga Champions: Borong dua gol, Kvaratskhelia bawa PSG lumat Chelsea 5-2
12 March 2026 5:51 WIB
WHO peringatkan krisis persediaan medis di Gaza akibat pembatasan akses masuk
07 March 2026 15:37 WIB
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Pelatih Real Madrid Arbeloa tegaskan Spanyol tidak rasis setelah insiden Islamofobia
03 April 2026 18:31 WIB
Polres Natuna salurkan bantuan 8.000 liter air bersih ke warga terdampak kemarau
02 April 2026 11:23 WIB