Batam (ANTARA Kepri) - PT Pertamina Fuel Retail Marketing Kepulauan Riau memancing masyarakat beralih ke Pertamax Plus melalui promosi hadiah minuman kaleng.

"Promosi ini diharapkan konsumen setia pada Pertamax Plus," kata Humas Pertamina wilayah Sumatra Bagian Utara, Erika, Sabtu.

Khusus untuk konsumen Pertamax Plus yang mengisi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di wilayah Kepri senilai Rp300.000, maka berhak mendapatkan minuman jeruk kaleng.

"Boleh juga untuk akumulasi pembelian dengan mengumpulkan struk," kata dia.

Erika mengatakan promosi itu untuk menggaet konsumen agar tetap menggunakan BBM non subsidi mengingat perbedaan harga yang signifikan dengan BBM subsidi.

Promosi "Isi tangkinya rasakan segarnya" itu berlaku di 30 SPBU yang berada di Kota Batam dan Tanjungpinang hingga 30 Juni 2012.

Menurut Erika, promosi itu disambuk baik oleh pengelola SPBU di Kepri karena dianggap berhasil memancing penjualan Pertamax Plus.

"Karena promosi ini secara langsung akan membantu pihak SPBU untuk tetap mempertahankan pelanggannya serta sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan sales Pertamax Plus," kata dia.

Direktur Operasional di SPBU 14.294.722 di Kecamatan Tiban Adithya mengatakan promosi itu terbukti meningkatkan penjualan BBM non subsidi.

"Hal ini sangat bagus, sehingga dapat meningkatkan volume sales penjualan," kata dia.

Hal senada dikatakan Direktur Operasional SPBU l COCO 11.294.733, Baihaqi mengatakan program itu direspon baik konsumen. "Buktinya stok minuman kaleng terus habis," kata dia.

Seorang konsumen Pertamax Plus SPBU 14.294.729 Jl Dayung Batu Ampar, Dedi, mengatakan senang dengan promo Pertamina.

"Sebab Pertamax Plus baik bagi mesin kendaraan," kata dia.

Dalam promo itu, Pertamina bekerjasama dengan PT. Dima Indonesia selaku distributor minuman kaleng.

Pertamina Kepri terus mendorong penggunaan Pertamax Plus, mengingat pendistribusian BBM bersubsidi Premium selalu melebihi kuota setiap bulannya di Kepri.

Bahkan, pasokan bahan bakar minyak Kota Batam terancam kosong pada September hingga Desember 2012 jika Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas tidak menambah kuota BBM bersubsidi.

Manajer Penjualan Pertamina Wilayah Kepulauan Riau, I Ketut Permadi mengatakan penyaluran premium pada kuartal pertama sudah melebihi kuota yang diberikan BPH Migas.

"Kalau begini terus, sebelum September habis kuota," kata dia.

Kuota Premium untuk Kota Batam sepanjang 2012 sebanyak 135.532 kl. Artinya, kuota tiap bulan sekitar 10.000 kl. Namun, Pertamina menyalurkan premium sekitar 16.000 kl tiap bulan.

"Pada Januari kami menyalurkan 16.104 kl, Februari 16.368 kl, Maret 18.342 kl dan April 16.708 kl," kata dia.

Rencananya, pada Mei 2012, Pertamina menyalurkan sekitar 16.800 kl premium. (Y011/M009)

Editor: Rusdianto