Batam (ANTARA Kepri) - Singapura tidak termasuk negara empat musim, tetapi sudah 11 tahun menyediakan gedung dengan 15 ton salju permanen di ruang tertutup di Snow City Singapore.
Wahana itu berada dalam satu kompleks dengan Singapore Sains Centre, badan usaha milik pemerintah Negeri Singa di Jurong East, sebagai pusat rekreasi sekaligus edukasi.
Pembaruan atraksi dan pameran kerap kali dibuat pengelola tempat wisata tersebut bagi kepariwisataan dengan tetap memasukkan unsur pendidikan bagi kanak-kanak, pelajar, dan orang dewasa awam, selain sebagai hiburan bagi keluarga.
Mulai 16 April hingga 16 Juli, misalnya, pengelola Singapore Science Centre (SSC) menyelenggarakan pameran "Sultans of Science: Rediscover Islamic Sience" yang memamerkan beberapa karya monumental ilmuwan Muslim pada era keemasan abad ke-7 hingga abad ke 17 Masehi dalam ilmu matematika, irigasi, penjelajahan benua, sampai dengan penerbangan.
Pengelola SSC menjadwalkan pada bulan ini membuka pameran baru bertema "Biorhythm" (Bioritmik) yang akan memberi pengalaman bagi pengunjung tentang pengaruh musik atau bunyi-bunyian terhadap tubuh, dan pada Oktober berupa pameran bertajuk "Defence", pengenalan aneka rupa sains di balik berbagai peralatan pertahanan, kata Kepala Pelaksana SSC Lim Tit Meng.
Di kompleks yang sama, General Manager Snow City Singapore (SCS) Norazani Shaiddin pada pertengahan Mei kepada wartawan dari Batam, Kepulauan Riau, mengatakan sedang mempersiapkan atraksi baru di Kota Salju Singapura bertajuk "Snow City Winter Wonderland" yang meliputi sebuah galeri es bersuhu ekstrem antara minus 10 hingga minus 15 derajat Celsius, layaknya temperatur di benua Antartika.
"Pengunjung 'ice gallery' dapat berkesempatan membuat patung manusia es (snowman). Kanak-kanak dapat menaiki patung dinosaurus kemudian berseluncur," katanya.
Suasana rekreatif dengan ornamen binatang purba karya pemahat es dari Singapura dan Harbin, China disediakan bagi semua lapisan usia dengan syarat bagi penderita penyakit asma harus segera keluar bila merasakan gangguan. Perempuan hamil, tidak dianjurkan main seluncuran.
Kanak-kanak usia dini, selain bermain, di galeri dapat menyimak pencerita kisah dan mencoba bagaimana angka-angka pengukur suhu dalam Celsius berubah seiring dengan temperatur.
Wahana permainan baru ini, kata Norazami, diharapkan dapat menaikkan jumlah wisatawan asing ke SCS dari target 150 ribu orang menjadi 170 ribu orang pada 2012, termasuk dari Indonesia yang per tahun melimpah dan bahkan pada tahun lalu jumlahnya terbesar atau 65 persen dari total turis mancanegara untuk Singapura. (A013/D007)
Editor: Rusdianto
Singapura Siapkan Galeri Es Bersuhu Ekstrem
Minggu, 3 Juni 2012 18:46 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB