Ankara (ANTARA) - Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu menyatakan rakyat Palestina bisa membangun negara di Arab Saudi daripada di tanah air mereka sendiri.
"Orang-orang Saudi bisa membuatkan negara Palestina di Arab Saudi; mereka punya banyak lahan disana," kata dia dalam wawancara dengan media Israel pada Kamis.
Netanyahu menolak gagasan berdirinya negara Palestina sebagai syarat normalisasi hubungan dengan Saudi dan menyebut gagasan itu sebagai “ancaman keamanan bagi Israel.”
"Setelah 7 Oktober, Anda tahu apa itu? Dulu ada negara Palestina, disebut Gaza," kata dia. "Gaza, yang dipimpin oleh Hamas, adalah negara Palestina dan lihat apa yang kita dapatkan."
Netanyahu memperkirakan normalisasi hubungan Israel-Arab Saudi akan segera tercapai.
"Menurut saya, perdamaian antara Israel dan Arab Saudi tidak hanya mungkin, tetapi akan terjadi," kata dia.
Namun, Kementerian Luar Negeri Saudi menolak narasi Netanyahu itu.
Mereka menegaskan lagi bahwa normalisasi dengan Israel tidak akan terjadi tanpa berdirinya negara Palestina.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Netanyahu: Rakyat Palestina bisa bangun negara di Arab Saudi
Netanyahu katakan warga Palestina bisa bangun negara di Arab Saudi
Sabtu, 8 Februari 2025 10:31 WIB
Kepala otoritas pemerintahan Israel, Benjamin Netanyahu. ANTARA/Anadolu
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Nadilla
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zionis Israel cegat konvoi kapal-kapal bantuan hendak menuju Gaza di perairan Yunani
01 May 2026 11:57 WIB
Para menteri luar negeri Arab desak Iran bayar ganti rugi atas penutupan Hormuz
22 April 2026 10:53 WIB
AS sebut perpanjangan izin penjualan minyak Rusia adalah keputusan pragmatis
20 April 2026 12:13 WIB