Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam menyalurkan bantuan sebesar Rp4,8 miliar untuk korban bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh.

"Penyaluran bantuan ke Aceh merupakan bagian dari rangkaian misi kemanusiaan Pemerintah Kota Batam ke sejumlah daerah terdampak bencana alam di Pulau Sumatra," kata Wali Kota Batam, Amsakar Achmad di Banda Aceh, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela menyerahkan bantuan secara simbolis bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra yang diterima langsung Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah di Aceh Besar.

Ia menyebutkan bantuan yang disalurkan Pemerintah Kota Batam untuk Aceh sebesar Rp4.814.230.409. Dana tersebut terdiri dari Rp2,5 miliar bersumber dari APBD Kota Batam serta Rp2.314.230.409 hasil donasi masyarakat Batam.

“Solidaritas masyarakat Batam tumbuh secara alami. Penggalangan donasi dilakukan dalam berbagai kesempatan, termasuk pada sejumlah agenda besar. Hari ini kami hadir langsung untuk menyampaikan amanah masyarakat Batam kepada saudara-saudara kami di Aceh,” kata Amsakar.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga mendoakan agar masyarakat Aceh senantiasa diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa pemulihan.

 

 

Wali Kota Batam Amsakar Achmad juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh.

"Batam memiliki kedekatan emosional dengan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mengingat Batam merupakan kota multikultural dengan banyak warganya berasal dari daerah-daerah tersebut," katanya.

Sebelumnya Amsakar dan Li Claudia telah menyerahkan bantuan bagi korban bencana di Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya, rombongan dijadwalkan melanjutkan penyerahan bantuan ke Provinsi Sumatera Barat pada Minggu (11/1).

Sebagai informasi, hingga 31 Desember 2025 total bantuan uang tunai yang berhasil dihimpun Pemerintah Kota Batam mencapai Rp14.074.230.409. Dana tersebut berasal dari APBD Kota Batam Tahun 2025 sebesar Rp7,5 miliar dan donasi masyarakat sebesar Rp6.574.230.409, yang disalurkan untuk membantu korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam. Di mana Kehadiran langsung pimpinan daerah Batam menjadi penguat semangat bagi masyarakat kami.

"Atas nama Pemerintah Aceh kami menyampaikan terima kasih. Sampaikan salam kami kepada seluruh warga Batam atas kepedulian yang diberikan,” kata Fadhlullah.

Ia menambahkan, kehadiran berbagai pihak dari luar daerah yang datang memberikan bantuan juga turut berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat setempat.

 

Sebelumnya, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp4,7 miliar bagi korban bencana alam di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) secara langsung kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution.

"Kami hadir untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan amanah dari masyarakat Batam. Kepedulian warga Batam terhadap korban bencana sangat tinggi, dan hampir setiap kegiatan besar selalu disertai dengan penggalangan donasi kemanusiaan," ujar Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kamis.

Bantuan yang disalurkan untuk Sumatera Utara mencapai Rp4,7 miliar. Dana tersebut terdiri atas Rp2,5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Batam serta Rp2,2 miliar hasil donasi masyarakat Batam sebagai wujud kepedulian terhadap warga terdampak bencana.



la berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta mendukung percepatan pemulihan di wilayah Sumatera Utara.

"Atas nama Pemerintah Kota Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)), dan seluruh masyarakat Batam, kami berharap musibah ini segera berakhir dan Sumatera Utara dapat kembali pulih," kata Amsakar.

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah dan masyarakat Kota Batam di tengah masa tanggap darurat setelah bencana.

"Terima kasih telah membersamai kami dalam masa sulit ini. Semoga bantuan yang diberikan membawa kebaikan dan menjadi pahala bagi kita semua," ujar Bobby.

Pada kesempatan tersebut, Bobby memaparkan perkembangan penanganan bencana di Sumatera Utara. Hingga 8 Januari 2026, lanjutnya, jumlah penduduk terdampak tercatat sebanyak 479.045 kepala keluarga atau 1.803.549 jiwa.

Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 3.371 kepala keluarga atau 13.378 jiwa, korban meninggal dunia 372 jiwa, luka-luka 126 jiwa, serta 42 jiwa dinyatakan hilang.

Ia menambahkan dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, sebanyak 18 daerah terdampak bencana, dengan lima kabupaten/kota diantaranya mengalami dampak paling parah.





Pemerintah Provinsi Sumut saat ini masih menetapkan status tanggap darurat dan membuka posko penanganan bencana hingga tiga bulan ke depan.

"Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan jiwa, pemenuhan kebutuhan logistik, serta upaya mengurangi jumlah pengungsi melalui penyediaan hunian sementara dan hunian tetap," ujar Bobby.

la menambahkan bantuan dari Kota Batam akan diarahkan untuk mendukung pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak sebagai bagian dari proses pemulihan setelah bencana.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Batam salurkan bantuan Rp4,8 miliar untuk Aceh

Pewarta : M Ifdhal
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026