Batam (Antara Kepri) - Visit Indonesian Tourism Officer (VITO) Singapura pesimis dapat peningkatkan jumlah wisatawan asal Negara Singa ke Indonesia sebanyak 20 persen sesuai dengan yang diinginkan Presiden Joko Widodo karena kurangnya daerah tujuan wisata, terutama di wilayah Kepulauan Riau.
"Kalau naik sampai dua juta orang saya pesimis," kata Country Manager VITO Singapura Sulaiman Shehdek usai rapat koordinasi penetapan target wisatawan mancanegara ke Provinsi Kepulauan Riau di Batam, Rabu.
Ia mengatakan jika menginginkan angka kunjungan wisatawan meningkat, maka pelaku industri dan pemerintah harus memperbanyak kegiatan yang menyerap turis, terutama di Batam dan daerah lain di Kepri.
Karena dari seluruh daerah di Indonesia, WN Singapura lebih sering mengunjungi daerah-daerah di Kepri seperti Batam dan Bintan. Dari sekitar 1,4 juta kunjungan Wisman pada 2013, sekitar 900.000 kunjungan di antaranya ke Kepri.
"Kalau acara tidak diperbanyak atau daerah tujuan wisata tidak ditambah, peningkatan kunjungan sulit dilakukan," kata dia.
Dibanding ke Malaysia, kunjungan warga negara Singapura ke Indonesia jauh lebih sedikit. Pada 2013, jika kunjungan ke Indonesia 1,37 juta, maka ke Malaysia mencapai sekitar 13 juta kunjungan.
"Johor memiliki infrastruktur lebih baik. Kalau wisatawan ke Johor bisa dicuri dua persen ke Kepri sudah bagus, target 20 persen bisa dipenuhi," kata dia.
Presiden Direktur Tur dan Travel INKO, Felix Song mengatakan hal senada, Batam membutuhkan tempat kunjungan wisatawan.
"Kalau begini-begini saja, bagaimana wisman mau datang," kata dia.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau Guntur Sakti mengatakan mendorong industri pariwisata untuk mengembangkan usaha dan objek wisata di Batam untuk mendukung target peningkatan kunjungan wisman.
"Industri menjadi aktornya, pemerintah akselelatornya," kata dia.
Pemerintah siap mendukung sekaligus memberikan kemudahan bagi pelaku industri yang ingin mengembangkan pariwisata.
Sementara itu, Pemprov menargetkan kunjungan wisman 2,088 juta sepanjang 2015, naik sekitar delapan persen dari target 2014 sebanyak dua juta kunjungan. (Antara)
Editor: Rusdianto
VITO Singapura Pesimis Tingkatkan Wisman ke Indonesia
Rabu, 10 Desember 2014 17:16 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disnaker Batam catat penerimaan Rp44,8 miliar dari Retribusi tenaga kerja asing
29 January 2026 15:51 WIB
Dinsos Batam intensifkan penertiban pengemis, pengamen dan penjual di jalanan
29 January 2026 12:50 WIB
Terpopuler - Rasa Kepri
Lihat Juga
Komunitas The Speakers' Room cara seru latihan Bahasa Inggris pekerja di Batam
04 January 2026 7:26 WIB
Pemkab Natuna tutup perayaan HUT Ke-26 Kabipaten dengan pagelaran kesenian
16 November 2025 8:05 WIB