Sanur dan SAH Sampaikan Visi Misi
Jumat, 4 September 2015 20:57 WIB
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dua pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) M Sani-Nurdin Basirun (SANUR) dan Soerya Respationo-Ansar Ahmad (SAH) menyampaikan visi misinya kepada publik melalui rapat paripurna di Kantor DPRD Kepri, Kamis.
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat membuka rapat istimewa tersebut mengatakan penyampaian visi misi kepada publik merupakan salah satu tahapan pilkada yang merupakan inisiatif anggota DPRD Kepri untuk mengetahui apa yang menjadi komitmen para pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut.
"Visi misi gubernur dan wakil gubernur terpilih akan dimasukkan dalam program pembangunan daerah dalam lima tahun," ujarnya.
Jumaga juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pelaksanaan Pilkada Kepri 9 Desember 2015. Masyarakat harus menjaga daerah tetap kondusif.
"Untuk menciptakan pilkada yang jujur, adil harus diciptakan terlebih dahulu situasi yang kondusif. Mari percayakan KPU Kepri menyelenggarakan pilkada," katanya.
Pasangan Nomor Urut 1 HM Sani- Nurdin Basirun mengatakan pihaknya akan terus melanjutkan kembali program pembangunan yang belum direalisasikan selama menjabat sebagai Gubernur Kepri (2010-2015).
"Berbagai capaian-capaian yang telah diperoleh Provinsi Kepri pada masa Duo HMS (HM Sani-HM Soerya Respationo) lalu, baik itu dari memperoleh penilaian wajar tanpa pengecualian dari BPKsebanyak 5 kali berturut-turut juga penuntasan kemiskinan yang hanya tinggal 6,40 persen dari 37 persen," ujar Sani.
SANUR juga akan mengutamakan pemenuhan tingkat kebahagian penduduk Kepri. Kebahagiaan penduduk dapat berdampak positif bagi kemajuan Provinsi Kepri.
"Tingkat kebahagian yang didapat Provinsi Kepri adalah nomor 1 se-Indonesia, sehingga untuk ke depannya kami akan mengusahakan kebahagiaan dengan meningkatkan berbagai aspek seperti peningkatan ekonomi, konektifiti, infrastruktur, serta kepariwisataan Kepri," ucap Sani
Selain itu, Nurdin Basirun mengatakan akan terus mengupayakan perkembangan kemaritiman di Kepri dengan penguasaan ilmu dan teknologi kelautan serta menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas serta berakhlak mulia.
Sedangkan untuk pasangan H.M Soerya Repationo dan Ansar Ahmad (SAH) mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengupayakann serta mengedepankan peningkatan pengamanan dan keamanan di Kepri.
"Kami akan lakukan peningkatan pembangunan keamanan di Kepri. Jika keamanan Kepri telah maju maka untuk yang lainnya akan mudah," kata Soerya Respationo.
Soerya juga menegaskan, pencapaian-pencapaian yang diperoleh Kepri saat ini juga berkat kerja kerasnya sebagai Wakil Gubernur Kepri yang lalu. Untuk pembangunan ke depannya akan lebih ditingkatkan baik itu pembangunan sumber daya manusia di Kepri, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan daerah 'hinterland' atau perbatasan, kedisiplinan ASN serta peningkatan supremasi hukum bagi masyarakat.
Sedangkan Ansar Ahmad mengatakan akan terus mengupayakan peningkatan diberbagai bidang pendidikan kualitas guru, kesejahteraan guru serta bagi pemberdayaan serta perlindungan bagi kaum ibu dan anak.
"Sehingga Kepri dapat berkembang maju dan sejahtera, menjadi daerah yang aman serta nyaman untuk semua pihak," kata Ansar. (Antara)
Editor: Rusdianto
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat membuka rapat istimewa tersebut mengatakan penyampaian visi misi kepada publik merupakan salah satu tahapan pilkada yang merupakan inisiatif anggota DPRD Kepri untuk mengetahui apa yang menjadi komitmen para pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut.
"Visi misi gubernur dan wakil gubernur terpilih akan dimasukkan dalam program pembangunan daerah dalam lima tahun," ujarnya.
Jumaga juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pelaksanaan Pilkada Kepri 9 Desember 2015. Masyarakat harus menjaga daerah tetap kondusif.
"Untuk menciptakan pilkada yang jujur, adil harus diciptakan terlebih dahulu situasi yang kondusif. Mari percayakan KPU Kepri menyelenggarakan pilkada," katanya.
Pasangan Nomor Urut 1 HM Sani- Nurdin Basirun mengatakan pihaknya akan terus melanjutkan kembali program pembangunan yang belum direalisasikan selama menjabat sebagai Gubernur Kepri (2010-2015).
"Berbagai capaian-capaian yang telah diperoleh Provinsi Kepri pada masa Duo HMS (HM Sani-HM Soerya Respationo) lalu, baik itu dari memperoleh penilaian wajar tanpa pengecualian dari BPKsebanyak 5 kali berturut-turut juga penuntasan kemiskinan yang hanya tinggal 6,40 persen dari 37 persen," ujar Sani.
SANUR juga akan mengutamakan pemenuhan tingkat kebahagian penduduk Kepri. Kebahagiaan penduduk dapat berdampak positif bagi kemajuan Provinsi Kepri.
"Tingkat kebahagian yang didapat Provinsi Kepri adalah nomor 1 se-Indonesia, sehingga untuk ke depannya kami akan mengusahakan kebahagiaan dengan meningkatkan berbagai aspek seperti peningkatan ekonomi, konektifiti, infrastruktur, serta kepariwisataan Kepri," ucap Sani
Selain itu, Nurdin Basirun mengatakan akan terus mengupayakan perkembangan kemaritiman di Kepri dengan penguasaan ilmu dan teknologi kelautan serta menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas serta berakhlak mulia.
Sedangkan untuk pasangan H.M Soerya Repationo dan Ansar Ahmad (SAH) mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengupayakann serta mengedepankan peningkatan pengamanan dan keamanan di Kepri.
"Kami akan lakukan peningkatan pembangunan keamanan di Kepri. Jika keamanan Kepri telah maju maka untuk yang lainnya akan mudah," kata Soerya Respationo.
Soerya juga menegaskan, pencapaian-pencapaian yang diperoleh Kepri saat ini juga berkat kerja kerasnya sebagai Wakil Gubernur Kepri yang lalu. Untuk pembangunan ke depannya akan lebih ditingkatkan baik itu pembangunan sumber daya manusia di Kepri, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan daerah 'hinterland' atau perbatasan, kedisiplinan ASN serta peningkatan supremasi hukum bagi masyarakat.
Sedangkan Ansar Ahmad mengatakan akan terus mengupayakan peningkatan diberbagai bidang pendidikan kualitas guru, kesejahteraan guru serta bagi pemberdayaan serta perlindungan bagi kaum ibu dan anak.
"Sehingga Kepri dapat berkembang maju dan sejahtera, menjadi daerah yang aman serta nyaman untuk semua pihak," kata Ansar. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov tegaskan Pulau Pekajang sah milik Kepri secara hukum dan administratif
20 June 2025 13:03 WIB
DPR RI akan mengikuti putusan MK jika RUU Pilkada hingga 27 Agustus belum sah
22 August 2024 13:12 WIB, 2024
Satu kali ijab langsung sah, Rizky Febian dan Mahalini resmi jadi suami-istri
10 May 2024 14:33 WIB, 2024
Mahfud sebut status Gibran telah sah usai Anwar dicopot sebagai Ketua MK
08 November 2023 13:04 WIB, 2023
Kompleks Sah! Makam Sultan Mahmud Riayat Syah jadi cagar budaya nasional
01 April 2023 16:19 WIB, 2023
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB