Kapolda Kepri Tekankan Anggota Tetap Netral
Jumat, 23 Oktober 2015 15:09 WIB
Batam (Antara Kepri) - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Brigjen Pol Arman Depari menekankan seluruh anggota Polri harus netral dalam pemilihan kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota di Provinsi Kepri pada 9 Desember 2015.
"Saya ingatkan kembali kepada seluruh anggota Polri jajaran polda Kepri agar tetap netral. Tidak boleh berpihak pada salah satu calon peserta pemilu," kata dia di Batam.
Ia menegaskan, seluruh personel Polda Kepri harus netral dalam pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Kepri, Walikota/Wakil Walikota Batam, serta Bupati/Wakil Bupati Karimun, Natuna, Anambas, Lingga.
"Tidak dibenarkan berpolitik praktis," kata dia.
Sebelumnya, Kapolda Kepri Brigjen Pol Arman Depari dalam berbagai kesempatan juga sudah menyampaikan perintah agar seluruh anggota hingga tingkat polsek-polsek netral dalam pilkada.
Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono mengatakan apabila didapati personel polri yang melakukan pelanggaran sesuai penekanan kapolda akan di tindak sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku baik kode etik kepolisian maupun undang-undang lain yang mengatur sesuai dengan kesalahan yang di lakukan.
"Kapolda sudah menekankan. Semua harus menaatinya, jika tidak akan ada sanksi tegas sesuai kesalahan yang dilakukan," kata dia.
Dia mengimbau dalam melaksanakan tugas pengamanan pemilihan gubernur/wakil gubernur, walikota/wakil walikota, bupati/wakil bupati wajib menjaga netralitas demi terwujudnya tahapan pelaksanaan pengamanan Pilkada (Operasi Mantap Praja Seligi 2015) yang aman, tertib dan lancar.
Sebelumnya saat berkunjung ke Batam Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti juga menegaskan pada seluruh jajaran agar tidak berpihak pada peserta pilkada.
Jika ada anggota Polri yang tidak netral, dia minta agar tidak segan-segan untuk melaporkannya. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Saya ingatkan kembali kepada seluruh anggota Polri jajaran polda Kepri agar tetap netral. Tidak boleh berpihak pada salah satu calon peserta pemilu," kata dia di Batam.
Ia menegaskan, seluruh personel Polda Kepri harus netral dalam pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Kepri, Walikota/Wakil Walikota Batam, serta Bupati/Wakil Bupati Karimun, Natuna, Anambas, Lingga.
"Tidak dibenarkan berpolitik praktis," kata dia.
Sebelumnya, Kapolda Kepri Brigjen Pol Arman Depari dalam berbagai kesempatan juga sudah menyampaikan perintah agar seluruh anggota hingga tingkat polsek-polsek netral dalam pilkada.
Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono mengatakan apabila didapati personel polri yang melakukan pelanggaran sesuai penekanan kapolda akan di tindak sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku baik kode etik kepolisian maupun undang-undang lain yang mengatur sesuai dengan kesalahan yang di lakukan.
"Kapolda sudah menekankan. Semua harus menaatinya, jika tidak akan ada sanksi tegas sesuai kesalahan yang dilakukan," kata dia.
Dia mengimbau dalam melaksanakan tugas pengamanan pemilihan gubernur/wakil gubernur, walikota/wakil walikota, bupati/wakil bupati wajib menjaga netralitas demi terwujudnya tahapan pelaksanaan pengamanan Pilkada (Operasi Mantap Praja Seligi 2015) yang aman, tertib dan lancar.
Sebelumnya saat berkunjung ke Batam Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti juga menegaskan pada seluruh jajaran agar tidak berpihak pada peserta pilkada.
Jika ada anggota Polri yang tidak netral, dia minta agar tidak segan-segan untuk melaporkannya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pastikan bebas narkoba, Kapolda Kepri dan 32 pejabat utama jalani tes urine
24 February 2026 10:46 WIB
Berdedikasi jadi relawan sopir jenazah, Aipda Raja Faisal terima penghargaan dari Kapolda Kepri
19 February 2026 12:25 WIB
Kapolda Kepri instruksi Satgas Pangan pantau ketersediaan bahan pokok penting
08 January 2026 10:15 WIB