Tanjungpinang (Antara Kepri) - Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang sesuai dengan keinginan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, memperbaiki proposal permohonan hibah.

Rektor UMRAH Prof Syafsir Akhlus, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan seluruh permintaan Pemprov Kepri terkait dana hibah, termasuk memperbaiki sejumlah rencana kegiatan yang bersumber dari dana tersebut, dituruti.

"Pemprov Kepri menginginkan dana tersebut jangan hanya untuk gaji dan tunjangan, kami turuti untuk kebaikan bersama," ujarnya.

Akhlus mengatakan tim anggaran UMRAH sejak kemarin fokus mengurusi permasalahan itu.

"Setelah diperbaiki, kami serahkan kembali ke Pemprov Kepri. Prinsipnya, tidak ada permasalahan," ucapnya.

Menurut dia, proses pencairan dana hibah mengalami kemajuan, meski membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Dari perkembangan terakhir ini, mengalami kemajuan positif," ujarnya.

Akhlus mengatakan upaya pihak UMRAH untuk mendapatkan dana hibah sebesar Rp15 miliar sudah cukup maksimal. Tim UMRAH sudah melakukan pertemuan dengan Kadis Pendidikan Kepri Yatim Mustafa, Sekda Kepri Reni Yusneli dan Gubernur Nurdin Basirun.

"Kami juga membahas permasalahan ini dengan pihak Disdik Kepri yang difasilitasi Kajati Kepri," ucapnya.

Dia mengakui proses pencairan dana hibah itu cukup rumit.

"Energi kami banyak terkuras untuk mengurus permasalahan ini," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto