Bea Cukai amankan 123 handphone di Hang Nadim
Jumat, 23 Maret 2018 10:54 WIB
Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata (Antaranews Kepri/Danna Tampi)
Batam (Antaranews Kepri) - Kantor Pelayanan Umum Bea Cukai (KPU BC) Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau mengamankan 123 pieces telepon genggam berbagai merk dari salah seorang penumpang maskapai penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Kita mengamankan satu koper yang berisi 123 telepon genggam yang ditindak pada 18 Maret kemarin sekira pukul 17.20 WIB," kata Kepala KPU BC Kota Batam, Susila Brata, di Batam, Kamis.
Susila membantah jika pihaknya ada mengamankan seribuan telepon genggam di Bandara Internasional Hang Nadim.
Menurut Susila di dalam koper tersebut hanya ditemukan 123 telepon genggam berbagai merk, terdiri dari IPhone, Sony dan Samsung.
"Kalau segitu (seribuan telepon genggam) kopernya segede apa? koper yang kami amankan cuma satu," kata dia.
Susila menambahkan penumpang yang diamankan berinisial STA saat berada di ruang tunggu A4 Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Dia (STA) penumpang tujuan Citilink tujuan Batam-Cengkareng," katanya.
BC Kota Batam terus melakukan deteksi atau gerak-gerik setiap penumpang yang ada di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Beberapa pegawai BC Kota Batam bahkan mendapatkan pelatihan khusus untuk menganalisa pergerakan penumpang.
Hal tersebut dilakukan guna mempersempit gerak para penyelundup barang-barang haram dari kota industri ini.
Susila mengatakan para penyelundup tidak hanya mempelajari mesin X-Ray tapi mempelajari waktu-waktu tertentu agar barang bawaannya lolos dari pantauan petugas.
Pegawai BC diberikan pelatihan selama satu bulan agar dapat menganalisa para penumpang yang mencurigakan.(Antara)
Editor : Pradanna Putra
"Kita mengamankan satu koper yang berisi 123 telepon genggam yang ditindak pada 18 Maret kemarin sekira pukul 17.20 WIB," kata Kepala KPU BC Kota Batam, Susila Brata, di Batam, Kamis.
Susila membantah jika pihaknya ada mengamankan seribuan telepon genggam di Bandara Internasional Hang Nadim.
Menurut Susila di dalam koper tersebut hanya ditemukan 123 telepon genggam berbagai merk, terdiri dari IPhone, Sony dan Samsung.
"Kalau segitu (seribuan telepon genggam) kopernya segede apa? koper yang kami amankan cuma satu," kata dia.
Susila menambahkan penumpang yang diamankan berinisial STA saat berada di ruang tunggu A4 Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Dia (STA) penumpang tujuan Citilink tujuan Batam-Cengkareng," katanya.
BC Kota Batam terus melakukan deteksi atau gerak-gerik setiap penumpang yang ada di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Beberapa pegawai BC Kota Batam bahkan mendapatkan pelatihan khusus untuk menganalisa pergerakan penumpang.
Hal tersebut dilakukan guna mempersempit gerak para penyelundup barang-barang haram dari kota industri ini.
Susila mengatakan para penyelundup tidak hanya mempelajari mesin X-Ray tapi mempelajari waktu-waktu tertentu agar barang bawaannya lolos dari pantauan petugas.
Pegawai BC diberikan pelatihan selama satu bulan agar dapat menganalisa para penumpang yang mencurigakan.(Antara)
Editor : Pradanna Putra
Pewarta : Messa Haris
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kepala Bapanas: Penyelundupan 1.000 ton beras di Karimun pengkhianat bangsa
21 January 2026 15:17 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
KPK ungkap tangkap 17 orang dalam OTT di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu
05 February 2026 16:25 WIB
Tim gabungan gagalkan penyelundupan benih lobster senilai Rp11 miliar di Batam
05 February 2026 10:12 WIB
Kejari Tanjungpinang terima uang pengganti perkara korupsi LPP TVRI Rp3,5 miliar
05 February 2026 5:10 WIB
KPK sebut OTT di Jakarta dilakukan di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan
04 February 2026 16:42 WIB
DJP Kalselteng konfirmasi OTT KPK di KPP Madya Banjarmasin, aktivitas kantor terpantau normal
04 February 2026 16:37 WIB